Bupati Joune Ganda Hadiri High Level Meeting BI Sulut, Perkuat Stabilitas Harga dan Digitalisasi Daerah

 

Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menghadiri pertemuan tingkat tinggi (High Level Meeting) yang mempertemukan sejumlah komite strategis daerah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (21/1/2025).

Pertemuan ini menjadi forum penting dalam menyatukan langkah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Agenda utama yang dibahas meliputi sinkronisasi kebijakan pengendalian inflasi, penguatan stabilitas harga pangan, serta percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Bumi Nyiur Melambai.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur Viktor Mailangkay. Hadir pula Kepala Perwakilan BI Sulut Andry Prasmuko, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta jajaran kepala daerah se-Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu, Joune Ganda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk terus mendukung upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memperluas implementasi digitalisasi sistem pembayaran maupun pelayanan publik.

“Stabilitas harga pangan menjadi prioritas demi menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, percepatan digitalisasi adalah kunci meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan pemerintah,” tegas Joune.

Ia hadir didampingi tim teknis Pemkab Minut, di antaranya Sekda Novly Wowiling, Kadis Perdagangan Max Tapada, Kabag Pemerintahan Seferson Sumampouw, Kabag Ekonomi Joice Katuuk, serta Kadis Kominfosan Asryadi Lalompoh.

High Level Meeting ini diharapkan mampu melahirkan terobosan konkret dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi digital di Sulawesi Utara. Bagi Minahasa Utara, langkah ini menjadi bagian dari strategi besar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *