Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Enjelita Wongkar dari CV Noel Putra Tonsea dan Ritchel Pusung yang mewakili Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara resmi dinobatkan sebagai Keke dan Utu Minahasa Utara (Minut) Tahun 2026. Keduanya terpilih dalam malam Grand Final Pemilihan Keke-Utu Minut 2026 yang digelar di Sutan Raja Convention Hall, Kecamatan Kalawat, Sabtu (24/10/2026).
Malam puncak pemilihan duta daerah tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Novly Wowiling, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, serta ratusan pendukung yang memberikan semangat kepada para finalis.
Sebelum penobatan pemenang, seluruh finalis terlebih dahulu mengikuti rangkaian penilaian untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, kepribadian, serta keterampilan berkomunikasi di hadapan dewan juri. Para peserta juga dituntut memahami potensi, kekayaan budaya, dan identitas daerah Minahasa Utara.
Penilaian dilakukan oleh lima dewan juri, yakni Sekretaris Daerah Minahasa Utara Ir. Novly G. Wowiling, Kepala Dinas Pariwisata Minut Jein Barantian, Bobby Hamenda, Kristina N. Kindangen, serta Karina Moudy Widodo yang merupakan Puteri Indonesia Pariwisata 2026/Miss Cosmo Indonesia 2026.
Dalam proses seleksi, dewan juri berpedoman pada tiga aspek utama, yaitu brain, beauty, dan behavior. Aspek brain menilai kecerdasan dan wawasan peserta, beauty mencakup penampilan dan daya tarik, sedangkan behavior menitikberatkan pada kepribadian, sikap, serta perilaku.
Ketiga aspek tersebut menjadi pertimbangan dalam memilih figur muda yang tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga wawasan luas dan karakter positif untuk menjalankan peran sebagai duta daerah.
Terpilihnya Enjelita Wongkar dan Ritchel Pusung bukan sekadar pencapaian dalam ajang pemilihan duta daerah. Keduanya bersama finalis unggulan lainnya diharapkan dapat mengambil bagian dalam berbagai kegiatan promosi pariwisata dan kebudayaan di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Minahasa Utara.
Para duta daerah tersebut akan dilibatkan untuk memperkenalkan beragam potensi wisata Minahasa Utara kepada masyarakat luas, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang menjadi salah satu destinasi unggulan daerah.
Melalui keterlibatan generasi muda, promosi pariwisata diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kalangan sekaligus meningkatkan pengenalan terhadap keindahan alam, kekayaan budaya, serta berbagai daya tarik wisata yang dimiliki Minahasa Utara.
Peran Keke dan Utu juga diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat citra pariwisata Minut dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Selain menjalankan tugas sebagai promotor pariwisata, para finalis Pemilihan Keke-Utu Minut 2026 diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda Tanah Tonsea. Nilai-nilai positif yang menjadi bagian dari penilaian, seperti wawasan, etika, kepribadian, dan kemampuan berkomunikasi, diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, Pemilihan Keke-Utu Minahasa Utara tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga wadah untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berwawasan, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.










