Bupati Joune Ganda Buka Perkemahan Kreatif SAG Sulutteng 2026, Perkuat Iman dan Persaudaraan Remaja Gereja

 

Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Kabupaten Minahasa Utara kembali menjadi tuan rumah kegiatan keagamaan berskala regional dengan digelarnya Perkemahan Kreatif dan Penginjilan Remaja Sinode Am Gereja-Gereja di Sulawesi Bagian Utara dan Tengah (SAG Sulutteng) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Banana Village, Watudambo, resmi dibuka oleh Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si, Selasa (7/7/2026).

Perkemahan yang akan berlangsung hingga 10 Juli 2026 tersebut diikuti oleh remaja dari 13 sinode anggota SAG Sulutteng, menjadi wadah pembinaan iman, pengembangan karakter, sekaligus mempererat persaudaraan lintas gereja di kawasan Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Joune Ganda hadir bukan hanya sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai Ketua Umum Panitia serta Penatua Remaja GMIM Wilayah Minawerot, yang turut mengawal suksesnya pelaksanaan kegiatan.

Pembukaan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) SAG Sulutteng, Pdt. Jacqueline Soan Warouw Sumilat, S.Th, yang mengajak seluruh peserta menjadikan perkemahan sebagai momentum untuk semakin bertumbuh dalam iman dan pelayanan kepada Tuhan.

Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa Perkemahan Kreatif dan Penginjilan Remaja bukan sekadar agenda rutin gerejawi, melainkan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, iman yang kokoh, serta kepedulian terhadap sesama.

“Setiap pergaulan, setiap perkenalan, dan setiap pengalaman yang kita lalui pasti membawa manfaat. Mungkin 10, 20, atau bahkan 30 tahun ke depan kita akan kembali bertemu dan mengingat bahwa kita pernah dipersatukan dalam perkemahan ini,” ujar Joune Ganda.

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun persahabatan yang positif serta memperluas jejaring antarremaja gereja dari berbagai daerah.

Menurut Joune, relasi yang baik merupakan modal berharga bagi kehidupan di masa depan. Ia pun mengutip sebuah pepatah Tiongkok yang berbunyi, “Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.”

Nilai tersebut, kata Joune, sejalan dengan semangat oikoumene yang menjadi fondasi kebersamaan gereja-gereja di bawah naungan SAG Sulutteng.

“Walaupun kita berasal dari berbagai daerah, suku, dan latar belakang sinode yang berbeda, kita memiliki satu Tuhan, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Semangat oikoumene inilah yang harus terus kita pelihara dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat,” katanya.

Bupati berharap para peserta mampu membawa semangat persaudaraan tersebut ketika kembali ke daerah masing-masing, sehingga dapat menjadi generasi muda yang mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kasih di tengah keberagaman.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua Umum KGPM Gbl. Teddy Batasina, S.Th., Sekretaris Umum KGPM Gbl. Teddy Lendo, S.Th., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara Audy Pangemanan yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, pimpinan Komisi Remaja GMIM Wilayah Minawerot, para pembina SAG Sulutteng, serta ratusan peserta dari berbagai sinode anggota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *