Didampingi Bupati Joune Ganda, Rizya Ganda Borong Dagangan UMKM di LTF 2026, Jadi Dukungan Nyata untuk Pelaku Usaha Lokal

 

Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Kemeri­ahan Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 di Pantai Paal, Likupang Timur, belum berakhir setelah seremoni pembukaan, Jumat (21/8/2026). Di tengah ramainya festival, perhatian justru tertuju pada aktivitas Bupati Minahasa Utara Joune Ganda bersama istrinya, Rizya Ganda Davega, yang menyempatkan diri menyusuri area stan UMKM.

Usai pembukaan LTF 2026, keduanya memilih turun langsung melihat aktivitas para pelaku usaha yang ikut meramaikan festival. Joune Ganda dan Rizya Ganda Davega tampak berjalan dari satu stan ke stan lainnya sembari menyapa pedagang dan pengunjung.

Kehadiran Rizya Ganda Davega mendapat sambutan hangat dari para pelaku UMKM. Dengan suasana yang santai, ia berbincang langsung dengan pedagang, melihat berbagai produk yang dipajang, hingga menyapa pengunjung di sekitar lokasi.

Satu per satu stan didatanginya. Sesekali Rizya berhenti untuk melihat jajanan, makanan olahan maupun produk lokal yang ditawarkan.

Tak sekadar melihat, Rizya juga membeli sejumlah dagangan dari para pelaku UMKM.

Aksi sederhana tersebut membuat suasana di kawasan UMKM semakin hidup. Para pedagang terlihat antusias ketika produk mereka mendapat perhatian langsung dari istri orang nomor satu di Minahasa Utara tersebut.

Menariknya, Rizya juga selalu melayani permintaan foto bersama dari para pedagang maupun pengunjung di setiap stan yang didatanginya.

Momen tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM yang mengambil bagian dalam LTF 2026. Kehadiran pejabat di tengah aktivitas jual beli memberikan ruang interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membantu mempromosikan produk-produk lokal.

Festival yang berlangsung selama tiga hari, 21 hingga 23 Agustus 2026, memang tidak hanya menyuguhkan pertunjukan seni, lomba, parade dan hiburan.

Puluhan stan UMKM turut hadir sebagai wadah bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memperkenalkan serta menjual berbagai produk kepada para pengunjung.

Bagi pelaku usaha kecil, ramainya kunjungan wisatawan menjadi peluang untuk memperluas pasar. Setiap transaksi yang terjadi selama festival juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung.

Joune Ganda Cicipi Kopi dan Minuman Lokal

Dukungan terhadap UMKM juga terlihat dari aktivitas Joune Ganda. Di salah satu stan, Bupati Minahasa Utara itu terlihat mencicipi kopi dan sejumlah minuman lokal yang diproduksi oleh anak-anak muda Minahasa Utara.

Setelah mencicipi sajian tersebut, Joune memberikan respons positif.

“Enak, rasanya nagih,” ujar Joune.

Kopi dan aneka minuman lokal tersebut menjadi gambaran kreativitas generasi muda Minahasa Utara dalam mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada di daerah sendiri.

Joune terlihat menikmati sajian sembari berbincang dengan para pelaku usaha.

Momen ini memperlihatkan sisi lain dari pelaksanaan LTF 2026. Di balik panggung besar, pertunjukan artis, parade dan berbagai atraksi wisata, terdapat masyarakat yang sedang berusaha mengembangkan ekonomi melalui usaha kecil.

Ada pedagang yang membawa makanan hasil produksi sendiri. Ada pelaku UMKM yang memanfaatkan festival untuk mencari pelanggan baru. Ada pula produk lokal yang sedang berupaya mendapatkan pasar yang lebih luas.

Karena itu, kehadiran UMKM menjadi bagian penting dari penyelenggaraan festival pariwisata. LTF tidak hanya menjadi ajang promosi destinasi wisata Likupang, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut menikmati dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

LTF 2026 Ditargetkan Datangkan Puluhan Ribu Pengunjung

Ketua Panitia LTF 2026, Ray Dondokambey, sebelumnya menyampaikan bahwa festival tahun ini ditargetkan mampu mendatangkan puluhan ribu pengunjung.

Selain atraksi wisata, berbagai perlombaan, pentas seni dan musik, keberadaan stan UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan.

Ramainya pengunjung diharapkan menciptakan perputaran ekonomi selama festival berlangsung. Pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada wisatawan sekaligus mendapatkan konsumen baru.

Dengan demikian, kemeriahan LTF 2026 tidak hanya terlihat dari panggung utama dan berbagai hiburan yang disuguhkan, tetapi juga dari aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan festival.

Momen Rizya Ganda Davega membeli produk UMKM dan Joune Ganda mencicipi minuman lokal menjadi gambaran sederhana bahwa festival pariwisata dapat menghadirkan interaksi langsung antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.

Di Pantai Paal, Likupang, pariwisata dan ekonomi masyarakat pun bertemu dalam satu momentum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *