Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Tren positif sektor pertanian di Kabupaten Minahasa Utara kembali terlihat melalui keberhasilan panen raya padi sawah yang dilakukan Kelompok Tani Gotong Royong Merut di Desa Tatelu Rondor. Panen tersebut menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara petani, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
Panen raya yang berlangsung di atas lahan seluas kurang lebih 0,9 hektare itu menghasilkan padi varietas Impari 32 dengan hasil yang dinilai cukup memuaskan. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sektor pertanian di Minahasa Utara terus berkembang di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara, Bertha L. Katuuk, memberikan apresiasi atas kerja keras para petani yang terus menjaga produktivitas pertanian daerah.
Menurutnya, capaian panen tersebut tidak lepas dari sinergi kuat antara kelompok tani, tenaga penyuluh, dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
“Keberhasilan hari ini merupakan buah dari sinergi yang erat antara para petani, tenaga penyuluh, dan pemerintah daerah. Kita bersama-sama berkomitmen membangun sektor pertanian yang tangguh demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Katuuk.
Ia menjelaskan, penguatan ketahanan pangan di Minahasa Utara terus dilakukan melalui penerapan teknologi budidaya pertanian yang tepat sasaran serta edukasi berkelanjutan kepada petani. Pendampingan intensif oleh penyuluh pertanian dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas lahan.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus menghadirkan berbagai program stimulus untuk mendukung kesejahteraan petani. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian mulai dari proses produksi hingga pascapanen.
“Langkah strategis ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara dalam memajukan sektor agraris agar semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis, melalui penguatan sektor pertanian dan dukungan kebijakan yang konsisten, daerah ini mampu meningkatkan kontribusi terhadap produksi beras nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Sulawesi Utara.










