Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Sulawesi Utara terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelantikan pengurus yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 mendatang.
Di bawah kepemimpinan Dr. Joune Ganda, selaku pemegang mandat pembentukan dan kepengurusan DPW MIPI Sulawesi Utara, konsolidasi organisasi terus diperkuat guna memastikan pelantikan berjalan sukses sekaligus menjadi momentum strategis bagi pengembangan ilmu pemerintahan di daerah.
Komitmen tersebut terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar pada Kamis malam (5/6/2026), yang dipimpin langsung oleh Joune Ganda. Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara Novly Wowiling, Kepala Bappeda Minahasa Utara Hanny Tambani, jajaran pejabat Pemkab Minut, serta pengurus DPW MIPI Sulut.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis maupun substansi kegiatan pelantikan dibahas secara mendalam. Selain memastikan kesiapan acara, forum itu juga menjadi wadah untuk menyamakan visi mengenai arah dan peran MIPI Sulawesi Utara ke depan.
Joune Ganda menegaskan bahwa kehadiran MIPI di Sulawesi Utara bukan sekadar organisasi profesi, melainkan wadah strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.
Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan dukungan pemikiran akademik, kajian ilmiah, serta inovasi kebijakan yang berbasis pada ilmu pemerintahan.
“MIPI memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi pemikiran, kajian, dan pengembangan ilmu pemerintahan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah dan bangsa,” ujar Joune Ganda.
Sebagai organisasi profesi dan keilmuan yang berdiri sejak 22 Oktober 1991, MIPI selama lebih dari tiga dekade dikenal konsisten mendorong pengembangan ilmu pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia.
Karena itu, pelantikan DPW MIPI Sulawesi Utara diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai gagasan konstruktif yang mampu memperkuat kapasitas pemerintahan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Di bawah koordinasi Joune Ganda, kepengurusan baru MIPI Sulut juga diharapkan mampu membangun kolaborasi antara akademisi, birokrat, praktisi pemerintahan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan daerah.
Selain menjadi pusat pengembangan keilmuan, MIPI Sulawesi Utara diharapkan dapat tampil sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong reformasi birokrasi, penguatan kapasitas aparatur, serta penyusunan kebijakan publik yang inovatif dan berbasis data.
Panitia pelaksana optimistis pelantikan yang akan digelar pada 13 Juni 2026 mendatang akan berlangsung sukses dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran MIPI sebagai organisasi yang berkontribusi terhadap kemajuan tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara.










