Petasulut.com, UNIMA – “Peningkatan Literasi Sains dan Teknologi Siswa melalui Implementasi Project Based Learning (PJBL) Fisika Berbasis Kearifan Lokal” jadi tema dalam kegiatan yang dilaksanakan tim dosen Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK) Universitas Negeri Manado yang bekerja sama dengan Universitas Sam Ratulangi.
Diketahui, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) itu digelar di SMA Negeri 1 Dimembe, Minahasa Utara, Kamis (04/09/2025).

Program pengabdian ini dipimpin oleh Jeilen Gabriela Nikita Nusa, S.Si., M.Sc., dengan anggota tim Ishak Pawarangan, S.Pd., M.Sc. dari FMIPAK Unima dan Pingkan Krista Mantiri, S.Pd., M.Sc. dari Universitas Sam Ratulangi.
Pelaksanaan kegiatan didukung oleh pendanaan PNBP Universitas Negeri Manado.
Kepala SMA Negeri 1 Dimembe, Drs. Hopni R. Sumolang, menyambut positif kegiatan tersebut.
“Program pengabdian ini sangat membantu dalam memperluas wawasan serta meningkatkan motivasi belajar siswa, terutama dalam bidang sains dan teknologi yang dikaitkan dengan potensi dan kearifan lokal daerah,” Kata Sumolang.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa diperkenalkan pada pendekatan Project Based Learning (PJBL) melalui kegiatan praktik pembuatan bio baterai berbahan dasar kearifan lokal.
Materi ini tidak hanya memperkenalkan konsep kelistrikan dan energi terbarukan, tetapi juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal sebagai inovasi teknologi ramah lingkungan.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam sesi pemaparan teori, diskusi kelompok, hingga kegiatan praktik.
Melalui model pembelajaran berbasis proyek tersebut, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan bekerja sama, sekaligus memperkuat literasi mereka dalam sains dan teknologi.

Kegiatan pengabdian ini mencerminkan semangat Merdeka Belajar yang menekankan pentingnya pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan nyata.
Melalui program ini, diharapkan siswa SMA Negeri 1 Dimembe dapat tumbuh menjadi generasi muda yang kreatif, peduli lingkungan, serta mampu memanfaatkan kearifan lokal untuk menghadapi tantangan masa depan.
(ABL)










