GRATIS! Pelayanan KB IUD dan Implant di Kĺinik Praktek Mandiri Bidan Yorina, 4-5 Desember 2024

 

Petasulut.com, SULUT – Peringatan Hari Ibu menjadi momentum bagi Bapelkes Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan BKKBN dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk melaksanakan Pelayanan KB IUD dan implant di Kĺinik Praktek Mandiri Bidan Yorina Elfira Meroekh, SST.M.Kes.

Pelayanan KB IUD dan implant di Kĺinik Praktek Mandiri Bidan Yorina Elfira Meroekh, SST.M.Kes ini nantinya akan dibuka pada 4-5 Desember 2024 (hari Rabu dan Kamis), di Winangun atas kecamatan pineleng, Minahasa (Lorong Gereja GMIM Yobel), pada pukul 09.00 WITA – Selesai.

Diketahui, Pelayanan ini GRATIS untuk masyarakat. Dengan syarat membawa KTP/KK.

Dan bagi peserta KB, nantinya harus menyiapkan nomor rekening (Selain Rekening Bank SulutGo)

Untuk pendaftaran, bisa menghubungi nomor 0895341327998.

Perlu diketahui, Pergelaran pelayanan ini adalah momentum penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan kontrasepsi.

“Kontrasepsi merupakan alat untuk mencegah kehamilan. Lebih dari itu, kontrasepsi bertujuan mewujudkan kehidupan reproduksi sehat agar terhindar dari kehamilan tidak diinginkan serta kesakitan dan kematian karena kehamilan terlalu muda, terlalu tua, terlalu rapat atau dekat, dan terlalu sering atau banyak,” Kata Bdn. Yorina Meroekh, SST,MKes.

IUD dan Implan merupakan dua metode kontrasepsi yang berbeda. IUD termasuk metode kontrasepsi non-hormonal, sedangkan implan termasuk metode kontrasepsi hormonal.

Menurut Yorina, MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang ) merupakan metode alat kontrasepsi untuk menunda, menjarangkan kehamilan serta menghentikan kesuburan dalam waktu yang relatif panjang.

“Meliputi alat kontrasepsi dalam rahim atau IUD (intra uterine device), implant (susuk KB) dan kontrasepsi mantap/steril,” Ucapnya.

MKJP merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifan yang tinggi dengan tingkat kegagalan yang rendah serta komplikasi dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan metode kontrasepsi yang lain.

“MKJP dinilai merupakan salah satu solusi pemecahan masalah dari beragamnya kebutuhan akan pemenuhan hak-hak reproduksi penduduk Indonesia, sebab metode MKJP dinilai lebih efisien karena dapat dipakai dalam waktu yang lama serta lebih aman dan nyaman bagi penggunanya,” Jelas Yorina.

IUD dapat efektif mencegah kehamilan hingga 10 tahun, sedangkan implan dapat efektif mencegah kehamilan hingga 3 tahun. Walaupun demikian, keduanya dapat dilepas sebelum masa efektifnya habis sehingga cocok digunakan untuk merencanakan kehamilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *