Kemenpar Dorong Investasi Pariwisata di Luar Bali, Likupang Jadi Bukti Nyata Daya Tarik Investor Global

 

Petasulut.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia terus mendorong pemerataan investasi sektor pariwisata dengan mengalihkan fokus pengembangan destinasi wisata ke berbagai daerah di luar Bali. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengurangi konsentrasi investasi dan kunjungan wisatawan yang selama ini terpusat di Pulau Bali sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Kebijakan tersebut muncul seiring tingginya tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali yang masih mendominasi sektor pariwisata nasional. Dari total 15,39 juta kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, hampir 7 juta di antaranya masih terkonsentrasi di Bali. Kondisi ini menyebabkan sejumlah kawasan wisata unggulan seperti Canggu, Seminyak, Uluwatu, dan Ubud mulai menghadapi tekanan akibat kepadatan wisatawan dan investasi.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi wisata yang jauh lebih luas dibandingkan hanya Bali. Karena itu, pembangunan destinasi di berbagai daerah menjadi agenda penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata nasional yang lebih merata.

Menurutnya, tren wisata global saat ini juga mulai bergerak ke arah wisata berkelanjutan, wellness tourism, dan pengalaman autentik yang dapat ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Pemerintah Fokus Kembangkan 10 Destinasi Prioritas

Sebagai bagian dari strategi pemerataan investasi, pemerintah menetapkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas yang menjadi fokus pengembangan nasional, yaitu:

– Danau Toba
– Candi Borobudur
– Mandalika
– Labuan Bajo
– Likupang
– Tanjung Kelayang
– Bromo Tengger Semeru
– Wakatobi
– Morotai
– Raja Ampat

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan konsep Destinasi Pariwisata Regeneratif yang mencakup Bali, Jakarta, dan Kepulauan Riau dengan fokus pada pemulihan lingkungan dan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Likupang Jadi Contoh Sukses Pemerataan Investasi

Salah satu daerah yang mulai merasakan dampak positif kebijakan tersebut adalah kawasan Likupang di Kabupaten Minahasa Utara.

Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Likupang kini semakin dilirik investor internasional berkat potensi wisata pantai, bawah laut, serta kekayaan ekosistem pesisir yang dimiliki.

Masuknya investasi global melalui pengembangan resort internasional seperti Club Med dan rencana kehadiran jaringan Marriott International menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pariwisata Sulawesi Utara.

Keunggulan panorama yang menghadap langsung ke Laut Maluku serta latar belakang megah Gunung Klabat menjadi nilai tambah yang memperkuat daya saing kawasan tersebut di pasar wisata global.

Perkembangan tersebut juga menjadi kabar positif bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang dipimpin oleh Joune Ganda dan Kevin William Lotulung dalam mendorong percepatan pembangunan sektor pariwisata daerah.

Pariwisata Berkelanjutan Jadi Fokus Utama

Sementara itu, Plt Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan pembenahan regulasi investasi agar lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

Pemerintah juga memperkuat sistem digital melalui integrasi verifikasi berbasis Application Programming Interface (API) guna memastikan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui platform digital telah memiliki izin resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *