Petasulut.com, Minahasa Utara – Kepedulian dan empati terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda. Menjelang penutupan Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyalurkan Bantuan Sosial Dana Duka Tahun 2025 Tahap Ketiga kepada ratusan keluarga yang tengah berduka.
Pada tahap ketiga ini, dana duka dengan total anggaran sebesar Rp2.163.000.000 disalurkan kepada 721 ahli waris yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi masa kehilangan orang tercinta.
Penyaluran dana duka tersebut tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga penerima, tetapi juga menjadi wujud perhatian kemanusiaan dari pemerintah daerah. Di penghujung Tahun 2025, bantuan ini sekaligus menjadi berkah dan penguat moral bagi masyarakat Minahasa Utara dalam menyongsong Tahun 2026.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menegaskan bahwa program dana duka merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
“Pemerintah harus hadir dalam setiap fase kehidupan masyarakat, terlebih saat mereka mengalami kehilangan. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab negara kepada warganya,” ujar Joune Ganda, Rabu (31/12/2025).
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Minahasa Utara, Carla Sigarlaki, membenarkan bahwa penyaluran dana duka tahap ketiga Tahun 2025 telah direalisasikan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.
“Penyaluran tahap ketiga 2025 telah direalisasikan dengan total anggaran Rp2.163.000.000 kepada 721 ahli waris yang memenuhi persyaratan administrasi. Dana bantuan tersebut sudah masuk ke masing-masing rekening penerima,” jelas Carla.
Ia menambahkan, pemerintah daerah sangat menekankan ketepatan sasaran dan transparansi dalam setiap proses penyaluran bantuan sosial, agar dana yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Program dana duka ini kembali menegaskan peran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sebagai perpanjangan tangan negara dalam menjamin kesejahteraan sosial dan rasa keadilan bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Dengan tersalurnya dana duka tahap ketiga ini, Pemkab Minahasa Utara menutup Tahun 2025 dengan semangat empati dan kebersamaan, serta membuka lembaran baru Tahun 2026 dengan optimisme dan harapan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.










