Kolaborasi Pemkab Minut dan BPMP Sulut Perkuat Literasi-Numerasi Guru, Joune Ganda: Fondasi Mutu Pendidikan

 

Petasulut.com, MINAHASA UTARA — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga pendidik. Berkolaborasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara, Pemkab Minut resmi menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi bagi guru dan tenaga kependidikan jenjang PAUD, SD, SMP hingga pendidikan kesetaraan, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di BPMP Sulut tersebut diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Minahasa Utara. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperbaiki capaian pendidikan daerah melalui penguatan kompetensi guru.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda menegaskan bahwa penguatan literasi dan numerasi merupakan fondasi penting dalam membangun mutu pendidikan yang lebih baik.

“Tujuan bimbingan teknis ini sangat jelas, yaitu meningkatkan kualitas kemampuan para guru, terutama dalam konsep literasi dan numerasi. Ini sangat mendasar karena menyangkut cara berpikir, berpikir kritis, melihat persoalan secara tepat, termasuk membaca tantangan dan peluang,” ujar Joune Ganda.

Menurutnya, kualitas tenaga pendidik menjadi faktor utama dalam menciptakan generasi yang mampu bersaing di tengah tantangan perkembangan zaman dan teknologi.

Selain itu, Joune Ganda juga menyampaikan apresiasi kepada BPMP Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan nyata dalam penguatan kompetensi guru di Minahasa Utara. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BPMP menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Tak hanya mendapatkan materi pelatihan, para peserta juga memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bentuk pengakuan terhadap peningkatan kapasitas yang telah dijalani.

“Ini menjadi poin tersendiri bagi para guru karena pelatihan seperti ini akan memberikan manfaat langsung ketika kembali ke sekolah masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien menjelaskan bahwa kegiatan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan nyata yang terlihat dalam rapor pendidikan daerah.

Menurut Febry, indikator literasi dan numerasi di Minahasa Utara masih perlu ditingkatkan sehingga dibutuhkan intervensi langsung yang menyasar peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

“Di dalam rapor pendidikan wilayah terdapat angka literasi dan numerasi yang perlu ditingkatkan. Kegiatan ini langsung menjawab tindakan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki capaian tersebut,” ungkap Febry.

Ia optimistis hasil dari kegiatan tersebut akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Minahasa Utara.

“Dengan kegiatan ini saya pastikan nilai literasi dan numerasi Minahasa Utara akan naik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Febry menilai keberhasilan program pendidikan tidak hanya bertumpu pada satu lembaga, melainkan memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, hingga para guru sebagai ujung tombak pembelajaran di sekolah.

“Data dari rapor pendidikan menjadi dasar, kemudian ada komitmen pemerintah daerah melalui dinas pendidikan, dan ada keinginan kuat dari para peserta untuk meningkatkan mutu pendidikan. Tiga unsur ini yang membuat kami optimistis,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *