Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Berkat tangan dingin Bupati Joune Ganda, tiga hotel bintang lima bertaraf internasional hadir di Kabupaten Minahasa Utara, ketiga hotel bintang lima ini adalah Marriot Resort dan Spa di Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Club Med di Desa Waleo Dua dan Makalisung Kecamatan Kema, serta Shangri-La Hotel dan Resort di Desa Budo Kecamatan Wori.
Investasi bernilai fantastis di Tanah Tonsea ini, datang bukan hanya semata-mata karna Minahasa Utara memiliki Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) , melaikan buah manis dari kepiawaian Bupati Joune Ganda untuk meyakinkan para pemilik modal bahwa Bumi Klabat memiliki iklim investasi yang sehat.
Berlatar belakang pengusaha sukses di ibu kota, Bupati Joune Ganda mampu menyelami hal-hal penting apa, yang bisa meyakinkan para pemilik modal untuk memantapkan hatinya, menginvestasikan uang senilai triliunan rupiah di wilayah yang penduduknya tidak sampai 340.000 jiwa ini.
Presiden Komisaris PT Sumber Engeri Sakti Prima Dewi Kam baru-baru ini mengatakan, ia dan Shangri-La Hotel merasa puas dengan sistem pelayanan publik yangi dihadirkan Pemerintah Kabupaten Minut, khususnya dalam hal perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dimana sistem birokrasi yang tidak berbelit-belit.
“Pengurusan izin yang sama sekali tidak dipersulit, saya mengapresiasi itu, saat ini peletakan batu pertama pembangunan Shangri-La Hotel and resrot kami meminta dukungan semua pihak agar proses pembangunan yang ditargetkan kurang lebih dua tahun ini berjalan lancar, dan nantinya kehadiran Shangri-La Hotel akan memberikan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat di Sulut, khususnya yang ada di Minahasa Utara” ujar perempuan terkaya se Asia Tenggara ini, disela-sela kegiatan peletakan batu pertama Shangri-La Hoten and Resort di Desa Budo, Kecamatan Kema, Minggu (01/11/2026).
Sebelumnya, perwakilan pemegang saham PT Deybudo Pariwisata Prima, Yulissa Baramuli mengatakan, ia sangat optimis dibawah kepemimpinam Bupati Joune Ganda Minut akan sejahtera.
“Karna begitu pintarnya beliau, rejekinya beliau ini, yah memang kita sudah berusaha bertahun-tahun untuk mendatangkan investor, tetapi saya mau tanya, dimana investor yang mau bangun di pesisir ini, KEK saja belum terealisasi sampai hari ini, tetapi memang berkat Pak Bupati, tangan juga yang dingin, ini bisa berhasil, ini hokinya Pak Bupati, kita semua harus bersyukur, tunjang ini” ujar Yulisa.










