Rukun Keluarga Tumarar Karwur Gelar Ibadah Pra Natal, Perkuat Nilai Kekeluargaan dan Mapalus

Petasulut.com, Sulawesi Utara — Rukun keluarga dalam budaya Minahasa dikenal sebagai fondasi utama dalam membangun hubungan yang harmonis, memelihara nilai-nilai religius dan kekeluargaan, serta memperkuat ikatan sosial melalui praktik gotong royong atau mapalus. Nilai luhur inilah yang terus dijaga dan dihidupi oleh Rukun Keluarga Tumarar Karwur, meski para anggotanya berdomisili di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Walaupun tersebar di wilayah Eris, Manado, Tondano hingga Tompaso Baru, kebersamaan tetap menjadi prioritas utama dalam kehidupan rukun keluarga ini. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui pelaksanaan ibadah pra Natal yang digelar di kediaman keluarga di Desa Eris, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, pada Minggu (14/12/2025).

Ibadah pra Natal berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Firman Tuhan disampaikan oleh Pendeta Nixen Tumarar, M.Th, dengan bacaan Alkitab dari Galatia 6:10. Ayat tersebut dibacakan oleh Ketua Rukun Keluarga Tumarar Karwur, Marthin Pandelaki, S.Sos, sekaligus menjadi pesan utama dalam perenungan iman keluarga besar yang hadir.

“Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman,” Ucap Ketua Panitia.

Pesan Alkitab tersebut menegaskan panggilan umat Kristen untuk senantiasa berbuat baik kepada sesama, tanpa memandang perbedaan, selama kesempatan masih ada. Nilai ini dinilai sejalan dengan semangat rukun keluarga dalam budaya Minahasa, yang menjunjung tinggi kebersamaan, kepedulian, dan saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui ibadah pra Natal ini, Rukun Keluarga Tumarar Karwur tidak hanya mempersiapkan diri menyambut kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antaranggota keluarga besar. Suasana akrab, doa bersama, serta perjumpaan lintas generasi menjadi penguat ikatan emosional yang telah terjalin sejak lama.

Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi bersama bahwa kekuatan keluarga terletak pada kerukunan, iman yang hidup, dan semangat mapalus yang terus dirawat. Di tengah dinamika kehidupan modern, Rukun Keluarga Tumarar Karwur menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya dan religius tetap relevan sebagai perekat sosial dan sumber keharmonisan di Sulawesi Utara.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *