Didukung Semua Pihak, Peringatan Hari Autisme Sedunia di Manado Berlangsung Sukses

 

Petasulut.com, MANADO – Peringatan Hari Kesadaran Autisme Sedunia tingkat Provinsi Sulawesi Utara berlangsung penuh makna di kawasan Manado Bay, kawasan Megamas, Manado, Kamis (2/4/2026).

Mengusung tema “Autisme dan Kemanusiaan – Setiap Kehidupan Bernilai”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran publik serta mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif bagi penyandang autisme di Bumi Nyiur Melambai.

Acara tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Sekretaris TP PKK Sulut, Sherly Nayoan, mewakili Ketua TP PKK Anik Yulius Selvanus. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Femmy Suluh.

Ketua Panitia, Stembry Legi

Dalam laporannya, Ketua Panitia Stembri Legi menegaskan bahwa dukungan pemerintah provinsi merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjamin hak-hak anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas simbolis, melainkan wujud nyata keberpihakan terhadap anak-anak penyandang autisme agar dapat tumbuh, berkembang, dan diterima secara utuh di tengah masyarakat.

“Anak-anak dengan autisme memiliki hak yang sama untuk berkarya dan berkontribusi. Kehadiran kita semua hari ini adalah bukti bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya.

Tema yang diangkat tahun ini menjadi pesan kuat untuk menggeser perspektif publik. Jika sebelumnya fokus hanya pada pengenalan autisme, kini masyarakat diajak untuk lebih jauh menerima dan menghargai keunikan cara berpikir penyandang autisme sebagai potensi yang bernilai.

Pendekatan ini dinilai penting dalam membangun lingkungan sosial yang inklusif, ramah anak, serta bebas dari stigma.

Sebanyak 25 sekolah, baik Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah inklusi dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara, turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa sektor pendidikan terus bergerak dalam meningkatkan layanan bagi siswa berkebutuhan khusus.

Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Femmy Suluh, mendapat apresiasi atas dedikasinya dalam mendorong pendidikan inklusif di daerah.

Apresiasi juga diberikan kepada Growing Children SLB Agca Center Manado yang berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, kolaborasi lintas sektor juga terlihat dari dukungan pihak swasta. Direktur Utama Perumda Manado, Lucky Senduk, bersama jajaran turut memberikan dukungan fasilitas, sehingga acara dapat berlangsung di lokasi yang representatif dan ramah inklusi.

Foto Panitia usai kegiatan

Menutup kegiatan, panitia menyampaikan pesan menyentuh bagi anak-anak penyandang autisme yang hadir. Mereka diingatkan bahwa setiap individu memiliki keunikan dan potensi luar biasa.

“Setiap anak adalah bintang dengan cahayanya masing-masing. Teruslah bersinar dan tunjukkan bahwa kalian mampu,” menjadi pesan penutup yang menguatkan semangat para peserta.

Melalui peringatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusi semakin meningkat, serta membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang autisme untuk berkontribusi dalam kehidupan sosial.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *