Sambut HUT ke-24, KMPA Tansa dan FPTI Manado Gelar Rock Climbing Class Bertema “Fun, Fit, Focus, Fearless”

 

Petasulut.com, MANADO – Kelompok Muda Pecinta Alam (KMPA) Tindakan Antusias Simpati Alam (Tansa) Sulawesi Utara bekerja sama dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia Manado sukses menggelar kegiatan Rock Climbing Class di Godbless Park, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 KMPA Tansa ini mengusung tema “Fun, Fit, Focus, dan Fearless” dan diikuti oleh para pecinta alam, mahasiswa, serta masyarakat yang tertarik mengenal olahraga panjat tebing.

Materi pelatihan dibawakan langsung oleh pelatih FPTI Manado, Jufriansyah Ahmad, yang akrab disapa Coach Ujje. Dalam sesi teori, peserta mendapatkan pemahaman dasar mengenai olahraga panjat tebing, mulai dari sejarah dan perkembangan cabang olahraga tersebut, sistem pembinaan atlet, hingga berbagai nomor pertandingan yang diperlombakan seperti lead, bouldering, dan speed.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan sistem jalur dan penilaian pada nomor bouldering serta berbagai perlengkapan yang digunakan dalam olahraga panjat tebing modern.

Memasuki sesi praktik, Coach Ujje bersama Valer Ramisan memperkenalkan berbagai jalur panjat, baik kategori speed maupun lead. Seluruh peserta mendapatkan kesempatan mencoba langsung teknik dasar panjat tebing dengan pendampingan instruktur yang berpengalaman.

Sebanyak 13 peserta bersama panitia penyelenggara mengikuti praktik panjat pada jalur lead dengan antusias tinggi. Kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi peserta yang baru pertama kali mengenal olahraga panjat tebing.

Usai kegiatan, Jufriansyah Ahmad menegaskan bahwa panjat tebing saat ini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang diperhitungkan di tingkat internasional.

“Panjat tebing ini sudah menjadi olahraga dunia yang berprestasi, bukan sekadar olahraga rekreasi. Yang perlu diperhatikan adalah proses pembinaannya, terutama bagi mereka yang ingin benar-benar menekuni latihan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya FPTI Manado dalam membuka ruang pembinaan bagi masyarakat umum, komunitas pecinta alam, maupun mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan di cabang olahraga panjat tebing.

Sementara itu, Ketua KMPA Tansa, Meikel Pontolondo, mengatakan Rock Climbing Class merupakan salah satu program edukatif yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-24 organisasi tersebut.

“Dalam kegiatan ini terdapat 13 peserta dan tiga orang panitia yang turut mengikuti praktik panjat tebing di lapangan. Jadi total ada 16 orang yang terlibat langsung dalam kegiatan ini,” jelas Meikel.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna menambah wawasan, keterampilan, dan semangat generasi muda dalam mengembangkan minat pada olahraga alam bebas.

Salah satu peserta, Sry Umar, mengaku sangat terkesan dengan materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

“Materi yang disampaikan sangat baik dan mudah dipahami, terutama bagi kami yang baru pertama kali mempelajari teori dasar panjat tebing. Kegiatannya sangat seru dan benar-benar sesuai dengan tema Fun, Fit, Focus, dan Fearless,” ungkapnya.

Ia juga berharap program edukasi seperti Rock Climbing Class dapat terus berlanjut dan dikembangkan dengan kegiatan lanjutan seperti kelas panjat tebing tingkat lanjutan maupun pelatihan arung jeram.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *