Bupati Joune Ganda Jadi Saksi Hidup Akan Sosok Ibunda Vonny Maramis

Petasulut.com, MINUT – Keluarga besar Ganda-Dengah-Maramis hari ini, Minggu (17/09/2023) di Desa Kaima, Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) merayakan ibadah syukur Dumingguan meninggalnya Ibunda tercinta Mami Vonny Ganda Dengah Maramis.

Dalam kesempatan tersebut, dihadapan para tamu undangan, salah satu putra terkasih Mami Vonny Maramis, Bupati Kabupaten Minut Joune Ganda saat menyampaikan ucapan terima kasih kepada para hadirin ibadah syukur, memberikan kesaksian hidup tentang sosok ibunda terkasih Mami Vonny Maramis.

Bupati Minut Joune Ganda mengisahkan bagaimana perjuangan Mami Vonny Maramis dalam membesarkan dirinya dan saudara-saudara kandungnya hingga Mami Vonny Maramis bisa menghantarkan salah satu anaknya menjadi orang nomor satu di Tanah Tonsea.

“Kami keluarga, anak-anak , cucu-cucu keluarga besar berterima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih karunia yang dirujukkan kepada orang tua kami mami Vonny, karna kami boleh banyak belajar, perjuangan hidup membuat kami keluarga merasa bahwa memang hidup ini harus kita perjuangkan, tidak ada yang datang instan, mami Vonny berjuang dari bawah, dari pekerjaan-pekerjaan kecil, menghidupi anak-anak, bahkan torang kakak Ade ini ada yang Ta pisah-pisah, setelah meninggal papi Kembi, cuma kita yang ta tinggal d sini, everat ke Jakarta, Oke (Almarhum) ke Jakarta juga, perjuangannya tidak mudah dan ini menjadikan kami anak-anak belajar, masuki kehidupan yang baru mami Vonny juga harus survive” tutur Bupati Minut Joune Ganda.

“Perjuangan yang tidak mudah, ditunjukkan dengan semangat tetapi yang tidak kalah pentingnya, bahwa ternyata menjadi pelayan Tuhan adalah hal yang dicontohkan, mami Vonny menjadi pelsus, tiga periode, membuat torang juga, menjadikan contoh bahwa untuk berhasil harus berjuang dan yang utama harus melayani Tuhan” sambunya.

Baca Juga:  Ketua Komisi I DPRD Manado Tanggapi Perihal Retribusi Sampah

Lanjutnya, Mami Vonny tidak pernah menyangka, salah satu anaknya akan menjadi Bupati, tetapi karna buah kerja kerasnya, didikan dan nilai-nilai luhur kehidupan yang ditanamkan almarhumah kepada anak-anaknya sehingga apa yang tidak terpikir oleh manusia, tapi terjadi berkat penyertaan Tuhan.

“Dulu, setiap kali ba Lia kalo ada orang berhasil di kampung, mami selalu bilang “Co ngoni lia, musti bagitu supaya boleh banyak bantu orang, supaya boleh banyak bantu orang, mungkin ini ejawantahnya membantu orang lebih banyak lagi dengan menjadi seorang bupati salah satu anaknya dan itu juga menjadi komitmen kami untuk menunjukkan kepada mami Vonny bahwa anak-anaknya mengikuti apa yang sudah diteladani” tukasnya sembari menambahkan apa yang sudah ditunjukkan oleh Mami Vonny semasa hidup kiranya kenangan yang indah, yang kami rasakan di keluarga kami ini, boleh juga menjadi berkat bagi kita semua untuk terus menjalani kehidupan ini karna kita tahu bahwa hidup ini adalah miliknya, kita hanya menjalani, kemana arah tujuan Tuhanlah yang menentukan.

Diketahui ibadah syukur dumingguan almarhumah Mami Vonny Ganda Dengah Maramis, di penuh dengan tamu undangan dari semua lapisan masyarakat, diantaranya ada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Istri, Wenny Lumentut, FORKOPIMDA Minut, dan para tamu lainnya.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *