Debat Publik Pilgub 2024: E2L Bicara Pariwisata Berbasis Budaya Lokal Sulut

Petasulut.com, SULUT – Dalam pergelaran Debat Publik pertama pasangan calon Gubernur dan Wagub Sulut 2024 yang dilaksanakan KPU Provinsi Sulut, Rabu (09/10/2024) di Kotamobagu, sebagian besar sektor menjadi fokus pembahasan dalam rangka untuk membangun daerah nyiur melambai yang lebih baik.

Seperti sesi pertanyaan panelis tentang sektor pariwisata berbasis budaya lokal untuk Paslon nomor urut 2, Elly Engelbert Lasut dan Hanny Pajouw.

E2L dalam kesempatannya menjelaskan terkait pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal di Sulut tanpa merusak budaya.

Elly mengatakan konsep pariwisata yaitu akan menggalakkan ekowisata yang berbasis pada konservasi. Itulah yang diharapkan bahwa dampak dari pembangunan pariwisata di sulut ini tidak merusak lingkungan tetapi juga dampak tentang ekonomi tentang pembangunan pariwisata terhadap masyarakat itu juga penting.

“Contohnya, orang mengakses destinasi wisata kemudian masyarakat menyiapkan kuliner dan sovenirnya, semua itu bagian dari ekowisata yang kemudian kita harapkan tidak merusak lingkungan, artinya ini akan mengisi pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif kepada warga sehingga lingkungan akan tetap aman dan panjang,” Jelas E2L.

Paslon nomor 3 SK-DT menanggapinya dengan mengatakan bahwa budaya itu berhubungan dengan cita rasa dan karsa, yang tidak lain adalah kearifan lokal dari kebudayaan kita. itu justru adalah High and tourism, efek daya tolak ekonomi itu sangat luar biasa.

“Dalam pemikiran saya, akan membangun gedung kesenian supaya cita rasa dan karsa itu boleh kita pamerkan ke seluruh anak bangsa bahkan dunia,” Ucap Steven Kandouw.

Kesempatan tanggapan juga disampaikan oleh paslon nomor urut 1, YSK-VM. Yulius menyampaikan di 15 kabupaten dan kota di Sulut memiliki beragam budaya.

“Maksimalkan budaya di masing-masing wilayah yang tidak lepas dari kearifan lokal yang selalu kita jaga bersama,” Ucap YSK.

Tanggapan itupun direspon oleh E2L dengan mengatakan persoalan budaya yang telah disampaikan adalah sebagai upaya untuk menghadirkan kebijakan, tetapi untuk meningkatkan kualitas, akses dsn keuntungan ekonomi bagi pembangunan pariwisata di Sulut basisnya adalah tentang bagaimana mempromosikan dengan berbagai media dan itu wajib.

“Sehingga pemerintah dalam hal ini Gubernur menitikberatkan pada usaha promosi semua budaya lokal yang ada, ini yang kita harapkan berdampak secara ekonomi. Itulah tujuan dari konsep budaya,” Ujar Elly disambut riuh tepuk tangan dari para pendukung yang hadir.

Turut hadir, Jajaran penyelenggara Komisioner KPU dan Bawaslu Sulut, pendukung dan pers.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *