Petasulut.com, Minahasa Utara – Pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara memasuki babak baru pembangunan setelah genap satu tahun periode kedua kepemimpinan Bupati Dr. Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si. bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH, MH. Momentum tersebut ditandai dengan Diskusi Publik yang digelar di ruang paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Senin (9/3/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati Joune Ganda memaparkan laporan kinerja pemerintah daerah yang disusun secara berbasis data dan menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Paparan tersebut sekaligus menjadi refleksi atas capaian pembangunan selama satu tahun terakhir di berbagai sektor strategis.
Salah satu capaian menonjol terlihat pada sektor investasi. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mencatat lonjakan investasi hingga 97,95 persen, yang dinilai sebagai hasil dari kebijakan pro-investasi, kemudahan regulasi, serta dukungan infrastruktur yang terus diperkuat.
Menurut Joune Ganda, peningkatan kepercayaan investor terhadap daerah tidak lepas dari upaya pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.
“Kepercayaan investor ini menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Joune Ganda dalam pemaparannya.
Sektor pariwisata juga terus dipacu sebagai salah satu motor ekonomi baru di Minahasa Utara. Dalam waktu dekat, sebuah hotel berbintang lima dijadwalkan mulai beroperasi, sementara proyek resor internasional Club Med dengan nilai investasi mencapai triliunan rupiah juga tengah dipersiapkan.
Kehadiran proyek besar tersebut dipastikan memiliki dasar hukum yang kuat melalui pengaturan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), yang juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, pemerintah daerah juga mencatat kemajuan signifikan di bidang sosial dan kesehatan masyarakat. Indikator Pola Pangan Harapan (PPH) mencapai skor 91,1, menunjukkan peningkatan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
Selain itu, angka stunting di Minahasa Utara berhasil ditekan hingga 1,92 persen, jauh lebih rendah dibandingkan target nasional sebesar 9,8 persen. Capaian ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program intervensi kesehatan dan gizi yang dilakukan secara terpadu.
Dalam hal jaminan kesehatan, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan juga hampir menyentuh seluruh warga, dengan tingkat Universal Health Coverage (UHC) mencapai 99,89 persen. Sementara itu, angka harapan hidup masyarakat meningkat hingga 75,02 tahun, menandakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara umum.
Meski berbagai capaian positif telah diraih, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan masih membutuhkan kerja sama semua pihak.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk terus bersinergi agar pembangunan di Minahasa Utara dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Keberhasilan ini bukan akhir, tetapi menjadi fondasi untuk langkah pembangunan berikutnya. Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar kemajuan daerah dapat terus berlanjut,” tegasnya.










