Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan penuh khidmat melalui upacara bendera yang digelar di halaman Kantor Bupati, Senin (04/05/2026). Momentum ini menjadi ajang penegasan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Minahasa Utara, Ir. Novly Wowiling, M.Si, membacakan amanat Menteri Pendidikan yang sejalan dengan tema nasional tahun ini, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”.
Dalam keterangannya usai upacara, Novly Wowiling menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memiliki visi yang sejalan dengan pemerintah pusat dalam memajukan sektor pendidikan, termasuk dalam memperhatikan peran penting tenaga pendidik, khususnya guru honorer.
“Kami berada dalam frekuensi yang sama dengan pemerintah pusat. Guru honorer memiliki peran vital dalam proses pendidikan, sehingga peningkatan kesejahteraan mereka terus menjadi perhatian serius melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Wowiling.
Ia juga menekankan bahwa kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa depan. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung, sektor pendidikan ditempatkan sebagai prioritas strategis dalam pembangunan Minahasa Utara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara, Ir. Jofieta Supit, M.Si, mengungkapkan capaian positif di bidang infrastruktur pendidikan. Ia menyebut program revitalisasi sekolah terus berjalan secara berkelanjutan sejak 2025 dan berlanjut pada tahun 2026.
“Sebanyak 66 sekolah di Minahasa Utara telah lolos verifikasi program revitalisasi dari pemerintah pusat. Saat ini kami menunggu Surat Keputusan penetapan dari Menteri, dan satu sekolah sudah lebih dulu ditetapkan,” jelas Supit.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada proses belajar-mengajar, tetapi juga harus didukung oleh fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan efektif.
Peringatan Hardiknas 2026 di Minahasa Utara tidak hanya diisi dengan kegiatan formal, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan seni budaya dari para siswa. Atraksi Tarian Tumatenden yang dibawakan secara kolaboratif serta alunan musik Kolintang sukses memukau para peserta upacara.










