Petasulut.com, SULAWESI UTARA – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian laporan kinerja alat kelengkapan DPRD serta laporan hasil reses masa sidang pertama tahun 2025, Selasa (6/1/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Sulut tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr Fransiscus Silangen, didampingi Wakil Ketua Royke Anter dan Stella Runtuwene. Dari unsur eksekutif, hadir Wakil Gubernur Sulawesi Utara Johanes Victor Mailangkay yang didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Provinsi Sulut, Tahlis Galang.
Dalam paripurna itu, laporan hasil reses disampaikan oleh perwakilan anggota DPRD dari masing-masing daerah pemilihan (dapil). Politisi PKS Amir Liputo membacakan hasil reses Dapil Manado, disusul Capt. Remly Kandoli dari PDI Perjuangan yang menyampaikan aspirasi masyarakat Dapil Minahasa Selatan–Minahasa Tenggara. Sementara hasil reses Dapil Tomohon–Minahasa dibacakan oleh Gracia Oroh dari Partai Gerindra.
Selanjutnya, politisi NasDem Seska Ervina Budiman menyampaikan aspirasi masyarakat Bolmong Raya. Aspirasi masyarakat Kepulauan Nusa Utara disampaikan oleh Toni Supit, sedangkan hasil reses Dapil Minahasa Utara–Bitung dibacakan oleh Nick Lomban dari Partai NasDem.
Secara umum, aspirasi masyarakat di enam dapil tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, pembangunan sarana dan prasarana, hingga perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik. Di sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan, masyarakat mengusulkan bantuan benih unggul, penambahan alokasi pupuk subsidi, bantuan mesin tempel bagi nelayan, serta kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ketua DPRD Sulut, dr Fransiscus Silangen, menjelaskan bahwa pelaksanaan reses terakhir tahun 2025 berlangsung pada 28 November hingga 2 Desember 2025 dan berhasil menghimpun ratusan poin aspirasi masyarakat.
“Rangkuman aspirasi hasil reses ini kami serahkan kepada pihak eksekutif Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten dan kota juga telah kami teruskan,” ujar Silangen.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Johanes Victor Mailangkay membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus. Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh anggota DPRD untuk tidak bekerja secara biasa-biasa saja, melainkan mengedepankan kerja keras, ketulusan, dan kecerdasan demi kemajuan daerah.
“Kita harus bekerja keras, tulus, dan cerdas agar mampu menorehkan tinta emas dalam setiap aspek pembangunan yang kita laksanakan,” tegas Gubernur.
Gubernur juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sebagai modal utama untuk mengakselerasi pembangunan Sulawesi Utara.
“Tidak ada tantangan yang terlalu besar jika kita menghadapinya bersama-sama. Kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara adalah harga mati yang harus kita perjuangkan,” pungkasnya.
(ABL)










