Petasulut.com, MINUT – Generasi penerus bangsa menjadi bagian penting dalam suatu daerah. Untuk menciptakan para generasi penerus, peran pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dan hak anak harus menjadi fokus.
Hal itupun sejalan dengan pemikiran Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda.
Dimana JG menegaskan bahwa anak merupakan kader-kader penerus bangsa yang nantinya menjadi pembawa tongkat estafet untuk kemajuan Indonesia di masa yang akan datang.
“Ada empat hak dasar yang dimiliki anak yakni hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan serta partisipasi. Hak ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, untuk itu memacu pertumbuhan ekonomi, apalagi anak sebagai penerus pembangunan hak anak harus terpenuhi ” tegas Joune Ganda dalam sambutannya saat pengukuhan pengurus Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Minut pe tidor 2022-2027 di JGC, Selasa (27/12/2022).
Lanjutnya, APSAI merupakan salah satu mitra pemerintah sebagai wadah sinergi dan percepatan upaya perlindungan anak, terutama dalam memastikan peran serta sektor swasta di Indonesia, sektor swasta memiliki peran strategis untuk menjadi mitra pemerintah.
“Tentunya juga bersama anggota masyarakat dan berbagai instansi berbasis komunitas lainnya bersama, membentuk tiga pilar utama penggerak pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak,” tutur Joune Ganda.
“Jika APSAI bisa menjalankan programnya dengan baik, bisa memberi nilai tambah untuk mempercepat pengembangan Kabupaten Minut menjadi KLA. Selamat kepada pengurus yang sudah dilantik. Jalankan peran dan tanggung jawab mulia ini untuk anak-anak Kabupaten Minut,” tukas Bupati Joune Ganda.
Diketahui, belum lama ini Minut mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan kategori Pratama. Untuk itu, dengan dikukuhkannya APSAI Minut dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dan hak anak.
Hadir dalam pengukuhan tersebut, Sekda Novly Wowiling, Deputi Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Rini Handayani, Ketua Umum APSAI Pusat Wida Septarina, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil Informasi dan Partisipasi Anak Rr Endah Sri Rejeki PhD, Kadis P3A Hanny Tambani, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Jofieta Supit, kepala-kepala OPD, FKUB/BKSAUA Minut, dan Forum Anak Daerah Minut.
(Christina Mundung)










