Petasulut.com, MANADO – Perusahaan Umum Daerah Pasar Kota Manado era sekarang ini dinilai semakin transparan dan bertanggung jawab.
Hal itu dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Penandatanganan pakta integritas (‘No Pungli’) antara mitra usaha dengan PD Pasar Manado, Jumat (3/9).
Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Umum Lucky Senduk, Direktur Operasional Irvany Biki, Direktur Pengembangan Jefri Salilo, ketua Dewan Pengawas Novie Lumowa dan Anggota Marko Tampi bersama Jajaran kabag, Wakabag dan Manager Pasar.
Diketahui, kegiatan Penandatangan ini pun mengacu pada Peraturan Pemerintah No 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.
“PD Pasar No Pungli (pungutan liar) adalah program yang diterapkan, dengan melibatkan mitra usaha. Sedikitnya 70 mitra usaha yang masa kontraknya sudah berakhir pada bulan Agustus, di undang untuk memperpanjang kontrak, namun harus bersedia menandatangani pakta integritas,” ujar Direktur Utama PD Pasar, Pnt. Dr. Roland Roeroe.
Tujuan dilaksanakan program penandatanganan Pakta Integritas tersebut, agar supaya mitra usaha memiliki rasa tanggungjawab dalam mendukung program pemerintah yang bersih dan tanpa pungli.
“PD Pasar akan terus berbenah dan berusaha menghilangkan sistem kerja yang berpeluang untuk fraud dan atau upaya-upaya korupsi. Jadi revolusi mental di dalam tubuh PD Pasar juga harus didukung oleh pihak mitra usaha,” tutur Roeroe.
Pada kesempatan tersebut, diperkenalkan juga Dewan Pengawas dan Satuan Pengawas Internal yang akan melakukan pengawasan terhadap kinerja direksi dan pegawai BUMD.
“Saya berharap, adanya Dewan Pengawas dan Satuan Pengawas Internal dalam tubuh PD Pasar, akan menunjang terlaksananya tata kelola perusahan lebih baik,” tuturnya.
(ABL)










