Pelatihan Desain Batik Khas Minut ditutup, Dukungan Pemkab Minut Hasilkan Kesuksesan

Petasulut.com, MINUT – Kegiatan pelatihan pembuatan batik khas daerah yang di mulai sejak Senin 23 Oktober 2023 sampai Jumat 27 Oktober 2023 telah selesai.

Kegiatan ini menghasilkan beberapa motif batik khas minut yang dibuat oleh para peserta antara lain motif Kakidian, Gunung Klabat, Waruga, Bunga Pala dan Tarian Tumatenden.

Ketua Dekranasda Minut Rizya Ganda-Davega berharap semoga kegiatan ini tidak hanya berhenti disini tapi terus berlanjut kedepan, agar bisa menghasilkan batik yang bisa dijual dan dikenal di Nasional maupun Internasional. Batik itu salah satu seni dan harus dicintai oleh generasi muda.

”Cintai produk-produk Indonesia, teruslah memakai Batik, jangan malu memakai batik serta budayakan. Siapa tahu kedepan bisa menghasilkan untuk anak muda,” tutur Ketua Dekranasda Minut, Jumat (27/10/2023) di JG Center Matungkas.

Kesuksesan ini juga tak lepas dari dukungan dari Pemkab Minut di bawah pemerintahan Bupati Joune Ganda.

Sebelumnya, Bupati Joune Ganda mengatakan pelatihan mendesain batik khas minahasa utara ini akan dilaksanakan selama 3 hari, sehingga sangat diharapkan keseriusan para peserta. Karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pendesain batik yang ada di Minut.

“Melalui kegiatan ini diharapkan adanya pengetahuan bahkan teknologi serta SDM yang memiliki daya saing untuk mampu mengangkat ekonomi masyarakat di Minut sekaligus pula mampu mengangkat produk kerajinan asal Minut,” Jelas Bupati.

Tak hanya itu, Bupati juga menuturkan sebagai upaya peningkatan hasil produksi pengetahuan bahkan kemampuan teknologi industri bagi db pendesain batik di Minut maka pemkab lewat Dinas perindustrian melakukan kegiatan ini. SDM bagi pengrajin tekstil diharapkan mampu mengembangkan potensi sumber daya yang ada sehingga dapat dikembangkan sebesar-besarnya dan bisa membawa hasil yang luar biasa untuk kerajiban yang ada di Minut.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, akan tumbuh wirausaha baru yang menghasilkan produk desain yang inovatif dan kreatif sehingga dapat bersaing serta dapat memenuhi permintaan pasar fashion yang terus berkembang,” Ungkap Bupati.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *