PSSI Resmi Tunda Kongres Pemilihan, Joune Ganda Hormati Keputusan Pusat

Petasulut.com, SULAWESI UTARA — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunda pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan Asosiasi Anggota PSSI, termasuk pemilihan Ketua PSSI Provinsi dan seluruh asosiasi anggota di Indonesia. Penundaan ini berlaku hingga batas waktu yang akan diumumkan kemudian.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 6794/PGD/894/XII-2025, tertanggal 10 Desember 2025, yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi SE. Surat itu menjelaskan empat pertimbangan utama yang menjadi dasar penundaan pelaksanaan kongres pemilihan.

Pertimbangan pertama adalah kondisi bencana alam yang masih terjadi di wilayah Aceh dan Sumatera, sehingga memengaruhi kesiapan sejumlah daerah dalam mengikuti proses kongres. Selain itu, pemerintah juga sedang melakukan revisi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), yang kembali menetapkan 21 cabang olahraga prioritas, termasuk sepak bola.

PSSI juga mempertimbangkan adanya proses penguatan kerja sama lintas kementerian dan lembaga terkait pembinaan olahraga serta penyesuaian regulasi melalui revisi Permendagri Nomor 22 Tahun 2011 dan terbitnya Permendagri Nomor 27 Tahun 2024, yang memberi ruang lebih besar bagi kerja sama pengelolaan aset olahraga daerah. Ditambah lagi, proses sosialisasi Statuta PSSI 2025 dan Peraturan Organisasi PSSI 2025 masih berlangsung dan membutuhkan waktu penyelarasan.

Salah satu daerah yang terdampak penundaan ini adalah Asprov PSSI Sulawesi Utara, yang sebelumnya telah memasuki tahap pendaftaran bakal calon Ketua PSSI Sulut.

Menanggapi keputusan tersebut, Ketua Asprov PSSI Sulut, Joune Ganda, menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti sepenuhnya arahan dan ketentuan yang dikeluarkan PSSI Pusat.

“Iya benar ada penundaan tahapan kongres, dan pastinya kita mengikuti petunjuk dari PSSI Pusat,” ujar Joune Ganda saat dihubungi Kamis (11/12/2025).

Dalam surat resminya, PSSI menetapkan tiga keputusan utama sebagai tindak lanjut:

1. Mencabut rekomendasi dan menunda seluruh tahapan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Provinsi dan Asosiasi Anggota hingga batas waktu yang akan ditentukan.

2. Menerbitkan ketetapan organisasi bagi PSSI Provinsi dan Asosiasi Anggota yang masa baktinya telah berakhir agar organisasi tetap berjalan.

3. Melakukan penyesuaian dan penyeragaman masa bakti seluruh PSSI Provinsi dan Asosiasi Anggota sesuai Statuta PSSI 2025.

Dengan adanya penundaan ini, proses pemilihan Ketua PSSI Sulut yang sudah memasuki tahapan krusial harus menunggu keputusan lebih lanjut dari PSSI Pusat. Langkah ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan kongres yang lebih matang, selaras dengan regulasi baru, dan memperkuat tata kelola organisasi sepak bola nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *