Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Panitia Khusus DPRD Sulut semakin fokus membahas Ranperda Provinsi Sulut tentang PT. Membangun Sulut Maju Perseroan daerah.
Selasa (9/12/2025), Pansus kembali melanjutkan pembahasan Ranperda PT. Membangun Sulut Maju Perseroan daerah.
Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus Raski Mokodompit didampingi Sekretaris Paula Runtuwene dan Anggota Eldo Wongkar, Pricylia Rondo, Gracio Oroh dan Eugenia Mantiri.
Turut hadir, Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Clay Dondokambey, Biro Hukum dan para instansi terkait.
Dalam pembahasan Pansus DPRD Sulut menganggap Ranperda ini sebagai langkah peningkatan kinerja BUMD yang selaras dengan arah pembangunan berkelanjutan.
Pansus menegaskan bahwa pengelolaan BUMD harus dilakukan secara profesional, konsisten, dan berorientasi pada manfaat publik.
Nilai modal awal sebesar Rp1 triliun harus dikelola secara akuntabel dan transparan.
“BUMD benar-benar berfungsi sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” Kata Ketua Pansus.
Diketahui, kegiatan usaha dari PT. Membangun Sulut Maju Perseroan Daerah, diantaranya sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, konstruksi, industri pengolahan, pertambangan dan sektor-sektor lainnya.
“Diharapkan akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menciptakan lapangan pekerjaan, serta menciptakan peluang investasi yang lebih luas,” ucap Raski.
Tak hanya DPRD, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus juga menegaskan bahwa keberadaan BUMD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah, bukan sekadar entitas bisnis semata.
Ia menekankan tiga prinsip utama yang wajib diterapkan dalam pengelolaan BUMD, yakni profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas.
Menurutnya, BUMD harus dikelola secara modern dan berorientasi pada hasil agar mampu menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“BUMD harus adaptif, inovatif, dan mampu menangkap peluang usaha yang potensial. Sulawesi Utara memiliki banyak sektor unggulan, dan BUMD harus hadir sebagai pemain yang efektif dan berdaya saing,” tegas Gubernur Yulius Selvanus saat rapat kerja strategis bersama jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulawesi Utara, PT Membangun Sulut Maju.
Selain itu, optimalisasi fungsi perusahaan daerah juga diarahkan untuk membuka peluang investasi serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.
Oleh karena itu, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara BUMD, perangkat daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya agar tujuan pembangunan dapat tercapai secara maksimal.
Gubernur Yulius Selvanus berharap PT Membangun Sulut Maju dapat menjadi contoh perusahaan daerah yang menjalankan bisnis secara profesional namun tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
“BUMD harus menjadi bagian dari solusi untuk mempercepat pembangunan daerah. Dengan tata kelola yang baik, inovasi, dan sinergi, saya yakin PT Membangun Sulut Maju dapat memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Sulawesi Utara,” tutup Gubernur.
(ADVETORIAL)

















