Petasulut.com, SULUT – Anggota Komisi II Farly Liwe, mempertanyakan soal bantuan bibit jagung dan padi yang kurang dirasakan petani.
“Petani di Desa Popontolen kecewa karena kurangnya bantuan bibit maupun pupuk. Tidak cuma itu, saluran air untuk lahan pertanian sudah tidak ada lagi, bahkan sebagian persawahan sudah dibiarkan petani, ” ungkap Liwe dihadapan Dinas Pertanian.
Liwe juga mempertanyakan soal bantuan Brigade Alsintan (kumpulan alat mesin pertanian ) yang programnya kurang disosialisasi.
“Di Gorontalo petani sangat merasakan bantuan Alsintan sehingga hasil pertanian lebih maju dari Sulawesi Utara, ” jelas Liwe.
(ABL)










