Petasulut.com, MINUT – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda melalui kepala kecamatan Likupang Barat menyampaikan laporan Sementara Data Kedatangan Pengungsi Tagulandang akibat Erupsi Gunung Ruang.
Dirinya mengatakan Pengungsi tiba di pelabuhan Ferry Likupang dengan menggunakan KMP. Lohoraung pada Rabu, 01 April 2024 sekitar jam 10.25 Wita.
“Adapun informasi jumlah pengungsi yang diterima sebelum kapal tiba berjumlah 408 orang. Sedangkan setelah pengungsi diturunkan dan dilakukan Pendataan berbeda jumlahnya menjadi 604 orang terjadi penambahan 196 orang,” Jelas Camat.
Berikut rinciannya:
Laki-laki = 285
Perempuan = 319
Jumlah = 604
Terdiri dari:
Anak-anak = 69 orang
Remaja = 117 orang
Dewasa = 298 orang
Lansia = 120 orang
Jumlah pengungsi tersebut diatas tersebar di beberapa daerah tujuan sesuai dengan jemputan keluarga dan pihak terkait, antara lain sebagai berikut :
Tujuan Kota Manado: 292 orang
Tujuan Minahasa Utara: 194 orang
Tujuan Kota Bitung: 44 orang
Tujuan Kota Tomohon : 6 orang
Tujuan (Minsel) Amurang: 12 orang
Tujuan Buyat: 4 orang
Tujuan Kab. Mitra: 1 orang
Tujuan Tondano: 2 orang
Tujuan Belang: 4 orang
Dinas Sosial Provinsi Sulut : 45 orang
Camat juga melaporkan bahwa dari sejumlah Pengungsi yang datang tercatat ada 37 (tiga puluh tujuh) orang pengungsi yang berada dalam kondisi sakit yang berhasil ditangani oleh tenaga Kesehatan PKM Mubune, dengan jenis keluhan dan diagnosis yang berbeda-beda.
“Seluruhnya dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan bersama keluarga masing-masing,” Kata Camat.
Selanjutnya mengingat ada ketidaksesuaian yang cukup signifikan antar data informasi awal pihak pengelola pelabuhan (408) dengan data hasil pendataan tim Kecamatan (604), maka saat ini Pemerintah tengah melakukan verifikasi dan penelitian kembali untuk memastikan kebenaran data yang akan disampaikan selanjutnya.
“Kami akan segera merampungkan data dalam form Daftar BNBA pengungsi Gunung Ruang yang tiba hari ini,” Tutupnya.










