Tim PKM Unima Menerapkan Teknologi Tepat Guna Produk Kelapa di Desa Pondos, Minsel

Petasulut.com, UNIMA – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Manado (Unima) dengan Skema Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat telah melakukan kegiatan Penerapan Paket Teknologi Tepat Guna dan Pemanfaatan Limbah untuk Diversifikasi Produk Olahan Kelapa pada IKM Mapalus di Desa Pondos, Minahasa Selatan.

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Tahun 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan Tim PKM yang diketuai oleh Bastian Rikardo Parhusip, S.Pd., M.Pd (Dosen Fakultas Teknik), bersama anggota Richard Andreas Palilingan, S.KM, M.Erg, AIFMO (Dosen Fakultas IKKM) dan Widya Anjelia Tumewu, S.Pd., M.Pd (Dosen Fakultas MIPAK).

Kegiatan ini juga melibatkan beberapa mahasiswa Unima dan para petani kelapa yang tergabung dalam IKM Mapalus di Desa Pondos sebagai mitra.

Pada kesempatan itu, Pejabat Hukum Tua Desa Pondos, Ramly Karu, S.Sos, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan PKM ini sangat diterima dengan baik.

“Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para petani kelapa, agar dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” Kata Ramly.

Disisi lain, Ketua Tim PKM Bastian Rikardo Parhusip, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa kegiatan PKM ini merupakan salah satu tugas dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kegiatan PKM ini dilakukan dalam beberapa kegiatan, yakni, sosialisasi kegiatan disertai penjelasan secara teori tentang mesin yang digunakan, praktek/penggunaan mesin pemeras santan dan sentrifugasi, praktek pembuatan VCO, pembuatan arang aktif, pengujian laboratorium terhadap komposisi kimia VCO, dan pelatihan manajemen usaha pemasaran,” terang Bastian.

Sosialisasi kegiatan disertai penjelasan secara teori tentang mesin yang digunakan dibawakan oleh Bastian Rikardo Parhusip, S.Pd., M.Pd sebagai ketua Tim PKM, dengan menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengolahan kelapa dan pengolahan olahan produk limbah kelapa bagi masyarakat setempat.

“Dalam kegiatan PKM ini, tim memberikan alat IPTEK yang akan diterapkan kepada mitra, berupa mesin pengupas sabut dan batok kelapa, mesin pemeras santan, alat sentrifugasi VCO, dan pengolahan batok kelapa menjadi arang aktif dengan drum polarisasi,” Jelas Bastian yang disertai dengan menunjukkan tampilan alat yang akan diterapkan.

Kemudian, Tim PKM memfasilitasi kegiatan praktek/penggunaan mesin pemeras santan dan sentrifugasi, praktek pembuatan VCO dan pembuatan arang aktif. Kegiatan inipun diikuti dengan antusias oleh mitra.

“Kegiatan ini bagus sekali karena dapat memperkenalkan teknologi di masyarakat desa, karena efisiensi dari penggunaan teknologi tentunya memiliki nilai tambah yang bermanfaat daripada secara tradisional,” Ungkap salah satu mitra, Syarel Ampow.

“Masyarakat desa juga harus mengikuti perkembangan teknologi, dengan adanya praktek penggunaan teknologi ini, diharapkan agar hasil ekonomi rakyat akan lebih maksimal, dan lebih bisa ditingkatkan. Saya juga sangat berterima kasih kepada Kemdikbudristek atas kepedulian dan perhatian untuk masyarakat Desa Pondos pada khususnya, serta terima kasih juga kepada Unima yang menjadi pelaksana dalam kegiatan ini,” Jelas Syarel.

Tim PKM melakukan serah terima alat dengan mitra, dalam hal ini diterima langsung oleh Petrus Siwu, S.Pd sebagai ketua IKM Mapalus, disaksikan oleh Pemerintah Desa Pondos dan seluruh mitra yang terlibat.

Ketua Tim PKM, Bastian menuturkan hasil VCO ini akan diuji laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui komposisi kimia VCO.

“Kemudian akan dikembalikan kepada mitra apabila hasil laboratoriumnya sudah keluar, agar bisa dipasarkan dengan aman oleh IKM Mapalus Desa Pondos,” ujar Bastian.

Sementara, Richard Andreas Palilingan, S.KM, M.Erg, AIFMO mengungkapkan masyarakat juga perlu paham manajemen usaha pemasaran.

“Dengan adanya strategi yang efektif dalam memasarkan produk dalam hal ini VCO yang dihasilkan dalam kegiatan ini, nantinya dapat meningkatkan penjualan dan membangun merek yang kuat,” Tutup Richard.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *