Petasulut.com, NASIONAL – Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S) Jerry Massie menyoroti tajam kinerja pemerintah dalam hal pemberantasan covid-19 ditanah air.
Massie menilai bahwa anggaran penanganan Covid-19 sudah di atas Rp 1.000 triliun ini sudah wasting money atau membuang uang terlalu banyak.
“Ada pikir indikasi korupsi disana. Lebih parah peringkat kita berada pada posisi pertama di dunia penanganan terburuk Covid-19. Padahal anggaran sekian banyak berbeda dengan hasilnya, yang mana Indonesia mencapai 40 427 kasus perhari dan sudah tembus 2,6 juta terpapar Covid-19,” jelasnya, selasa (13/7) kepada media Petasulut.com
Anggaran Covid-19 di Singapura saja lanjut Jerry, hanya Rp 10,6 triliun dan vaksin COVID-19 gratis tapi mereka saat ini bebas corona sama seperti Vietnam dengan menggunakan metode 3T (Tracing, Testing Treatment) buntutnya mereka bebas Covid. Begitu pula pemerintah India menghabiskan sekitar US$5 miliar (sekitar Rp73 triliun) untuk menyediakan vaksin gratis.
“Saat ini kita terlalu banyak mendata, rapat koordinasi sampai rapat kerja membahas penyebaran Covid-19 dan juga membisniskan vaksin Covid-19. Jangan-jangan virus pun dibisniskan,” tuturnya.
“Kita tak fokus. Ada yang sibuk urus obat, proyek, orang asing, vaksin dibisniskan. Kita harus satu arah bukan dua arah. Ditengah pandemi begini pikiran jangan terbelah dan bercabang,” tambahnya.
Massie juga memandang jika kita lockdown, paling mentok Rp 200-300 triliun dipakai saja dana Silpa ada 300-an triliun dan anggaran kesehatan yang tertata dalam APBN hanya 20 persen serapan anggaran atau yang dipakai dari Rp. 169.7 triliun.
“Gaya pengeluaran di Indonesia sama persis dengan partai Demokrat liberal progresif AS yang dipimpin para “squad” Alexandra Ocazio Cortez yang mendesak anggaran $6 triliun tapi tolak Grand Old Party (GOP) atau partai Republik yang sebelumnya anggaran $1,9 triliun telah di loloskan di senat untuk anggaran Covid-19,” pungkasnya.
(ABL)











Daripada hanya koar2 di media..sebaiknya anda sumbang tenaga dan pikiran utk bantu pemerintah yg sangat kesusahan mengatasi covid..silahkan anda bantu pemerintah dan rakyat Ri dng tindakan..bukan hanya mulut koar2