Petasulut.com, SULUT – Pentingnya menjaga persatuan diatas semua golongan melalui semangat kebangsaan dalam menjaga semangat kebhinekaan adalah yang wajib dilakukan oleh setiap warga negara.
Hal ini ditegaskan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menggelar kampanye akbar di Kawasan Mega Mas Kota Manado Sulawesi Utara Senin (5/2/24) sore.
“Ini lah kita sebagai bangsa Indonesia. Maka dalam komitmen ini, kita ingin menjaga semangat kebhinekaan,” tegas ketum Surya Paloh.
Partai NasDem kata Surya Paloh, dengan komitmen dan gagasan restorasi Indonesia untuk perubahan selalu mengedepankan persatuan bangsa dan kepentingan kolektif negara.
Surya Paloh juga mengajak seluruh pihak bergandengan tangan mempererat persatuan.
“Hidup di negeri ini adalah memberikan nilai toleransi di antara kehidupan kita, tidak ada diskiminisasi dari mayoritas ke minoritas, atau sebalikanya,” tegas Surya Paloh didampingi jajaran DPP Partai NasDem, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, Ketua DPW Partai NasDem Sulut Victor Mailangkay serta pengurus DPD se – Sulut.
Di sisi lain, Surya Paloh membakar semangat kader dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Surya Paloh meminta mereka tak takut memilih dengan hati yang tenang.
“Demokrasi ini memberikan kita kebebasan untuk memberikan sikap politik kita. Kita bebas menentukan pilihan kita,” tegas Surya Paloh.
Surya Paloh menyebut Pemilu 2024 tinggal hitungan hari. Dia ingin seluruh kader dan simpatisan bergerak menuju perubahan.
“Maka 9 hari lagi, kita tahu semua itu adalah hari pemilihan umum. Saya mengingatkan saudaraku semua, datang ke TPS dengan sikap yang proaktif menentukan pilihan,” kata Surya Paloh.
Sementara itu di tempat terpisah, Capres Nomor urut I Anis Baswedan juga melaksanakan kampanye di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Dihadapan ribuan massa, Anies Baswedan menjanjikan pembangunan universitas di kota tersebut.
Dalam orasinya, Anies mengungkapkan keinginannya untuk melihat Indonesia yang adil dan makmur untuk semua warganya.
Anies juga menyoroti masalah ketimpangan sebagai isu terbesar di republik ini, terutama dalam hal kesempatan pendidikan.
Anies berpendapat bahwa banyak anak-anak berbakat dengan kemampuan tinggi, namun kesempatan mereka untuk melanjutkan pendidikan tinggi sangat terbatas.
(ABL)










