Bupati Joune Ganda Buka MPLS SNT 4 Minut dan SNT 13 Bolmong, 40 Siswa Jadi Angkatan Pertama

 

Petasulut.com, MINAHASA UTARA — Bupati Minahasa Utara (Minut) Dr. Joune Ganda, SE., MAP., MM., M.Si. secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow, Senin (10/8/2026).

Pembukaan MPLS yang berlangsung di Balai Peningkatan Mutu Pendidikan (BPMP) di Pineleng tersebut menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Sulawesi Utara, khususnya bagi Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Denny Mangala, M.Si., yang mewakili Gubernur Sulut, Wakil Bupati Bolaang Mongondow Doni Lumenta, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut Drs. Jahja P. Rondonuwu, M.Si., Kepala BPMP Provinsi Sulut Febri H. J. Dien, S.T., M.Inf.Tech (Man), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minut.

Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Minut Umbase Mayuntu, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Minut Ir. Jofieta N. Supit, M.Si., para kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan SNT.

Dalam keterangannya, Bupati Joune Ganda mengatakan pembukaan MPLS SNT menjadi momentum penting sekaligus bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah pusat di bidang pendidikan.

Menurut Joune Ganda, keberadaan SNT di Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta BPMP.

“Ini satu kebanggaan, prestasi serta wujud sinergitas Pemkab Minut dengan pemerintah pusat dan Provinsi Sulut, khususnya BPMP,” ujar Joune Ganda.

Ia menilai keberadaan sekolah nasional terintegrasi di daerah akan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun karakter dan kompetensi sejak dini.

Di hadapan para peserta didik baru, Bupati Joune Ganda berpesan agar MPLS dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun pertemanan, serta menghormati para guru dan tenaga kependidikan.

Ia juga mendorong para siswa untuk berani memiliki cita-cita tinggi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Jadikan setiap hari di sekolah sebagai kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan bakat yang Tuhan anugerahkan kepada kalian,” tegasnya.

Joune Ganda juga mengajak kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan orang tua menjadikan MPLS sebagai momentum membangun hubungan yang harmonis antara sekolah, keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak sangat penting agar setiap anak dapat mengenali potensi dirinya, beradaptasi dengan lingkungan belajar dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter serta berprestasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Minut Ir. Jofieta N. Supit, M.Si., mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 hanya Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara yang memenuhi syarat untuk berdirinya Sekolah Nasional Terintegrasi.

Khusus SNT 4 Minahasa Utara, dari 120 calon peserta didik yang mendaftar, sebanyak 40 siswa dinyatakan lolos seleksi.

Ke-40 siswa tersebut kemudian dibagi menjadi dua rombongan belajar, dengan masing-masing rombongan belajar berjumlah 20 siswa.

“Patut disyukuri dan menjadi kebanggaan, 40 orang siswa jadi angkatan pertama Sekolah Nasional Terintegrasi,” tegas Jofieta.

Ia menambahkan, keberhasilan hadirnya SNT di Minahasa Utara tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung.

Dengan dibukanya MPLS tersebut, para siswa SNT 4 Minahasa Utara dan SNT 13 Bolaang Mongondow resmi memulai perjalanan pendidikan mereka sebagai bagian dari angkatan pertama sekolah nasional terintegrasi.

Bupati Joune Ganda berharap momentum tersebut menjadi fondasi lahirnya generasi Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow yang unggul, berkarakter, berdaya saing, serta siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *