Petasulut.com, MINAHASA UTARA — Isu rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) akhirnya mendapat penjelasan langsung dari Bupati Joune Ganda.
Dalam keterangannya, Senin (11/8/2025), Joune menegaskan bahwa meskipun proses rotasi sedang berjalan, hal tersebut bukan prioritas yang mendesak saat ini.
“Para pejabat yang ada sekarang adalah hasil seleksi yang kami tetapkan bersama Wakil Bupati Kevin Lotulung. Jika mereka semua bekerja dengan baik, rolling bukan hal yang harus dilakukan sekarang,” ujarnya tegas.
Bupati Joune membandingkan situasi ini dengan kondisi ketika seorang kepala daerah baru dilantik. Dalam skenario tersebut, pembentukan tim kerja baru menjadi wajar dan cepat dilakukan. Namun, untuk dirinya dan wakil bupati yang melanjutkan kepemimpinan, stabilitas kinerja lebih diutamakan.
Meski demikian, Joune tidak menutup mata terhadap manfaat rotasi. Ia menyebut, langkah penyegaran birokrasi tetap dibutuhkan, terutama bagi pejabat yang sudah terlalu lama bertugas di satu instansi atau bagi mereka yang akan memasuki masa pensiun.
Untuk itu, Pemkab Minut kini tengah menjalankan tahapan job fit dan seleksi terbuka guna mencari penempatan pejabat yang paling tepat. Proses ini, kata Joune, dilakukan secara sistematis dan terencana.
“Semua akan berjalan alamiah. Bahkan bisa saja rotasi dilakukan setelah Pemprov Sulut menyelesaikan proses yang sama,” tambahnya.
Pernyataan ini menunjukkan adanya koordinasi erat antara Pemkab Minut dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam pengelolaan sumber daya aparatur, demi memastikan pelayanan publik tetap optimal dan bebas dari gejolak birokrasi.










