Petasulut.com, NASIONAL – Dampak dari adanya Pandemi Covid-19 kini, terdapat penambahan delapan juta petani baru.
Hal itu dikatakan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, saat menyerahkan bantuan presiden berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk kelompok tani di Indramayu, Jawa Barat, Jumat (30/4).
“Saat ini, kurang lebih ada delapan juta petani baru,” kata Mentan Limpo, dikutip dari Merdeka.com.
Mentan mengatakan bahwa sudah sekitar satu tahun lebih pandemi Covid-19 berlangsung, hal itupun membuat banyak karyawan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan tempatnya bekerja dan kemudian pulang kampung untuk beralih menjadi petani.
“Semua yang di-PHK, keluar dari perusahaan, mereka sekarang bertani supaya enggak stres juga,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan pada masa pandemi Covid-19 banyak perusahaan yang tidak melakukan perekrutan baru, sehingga bertani merupakan solusi yang tepat.
Apalagi, lanjut Mentan, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi positif di tengah pandemi Covid-19. Tidak hanya itu, kebutuhan pangan terus ada dan meningkat, sehingga pertanian selalu menyediakan lapangan pekerjaan.
“Pertanian itu (banyak) lapangan kerja, jadi kalau mau cari uang tidak usah ke kota, di desa saja dan bertani,” tutupnya.
(ABL)










