Dibawah Pemerintahan Bupati Joune Ganda, Minut Jadi Surga Investasi

Petasulut.com, MINUT – Bupati Joune Ganda, SE.,MAP.,MM.,Msi perlahan-lahan mulai membawa perubahan yang signifikan bagi perkembangan Minahasa Utara (Minut). Mengapa tidak, terobosan dan mimpi ini mulai di aktualisasikan lewat program-program yang terlihat dan mulai dirasakan.

Sejak dimekarkan, ‘surga tersembunyi’ di Sulawesi Utara masih dianggap sebelah mata. Namun, ketika Joune Ganda hadir dengan visi-misinya, ‘surga tersembunyi’ yang ada di ujung utara Sulawesi Utara ini sekarang menjadi ‘surga investasi’.

Hal ini menandakan bahwa Minahasa Utara yang dipimpin oleh Bupati Joune Ganda mengalami peningkatan dan semakin dilirik oleh masyarakat luar.

Berbagai investor datang untuk menjalin kerjasama. Tak tanggung-tanggung, investor besar CLUM MED dan PT. Indonesia Paradise Property Tbk mengungkapkan niatnya menjadi bagian perkembangan pariwisata di Minut.

“Hari ini saya bersama rekan bisnis lokal asal Manado kembali menerima kedatangan perwakilan CLUB MED bersama tim PT Indonesian Paradise Property Tbk atau Paradise Indonesia” Ungkap Bupati disalah satu restoran di daerah ini, Rabu (14/3/2024).

Menurut Joune Ganda, kedatangan rombongan perwakilan investor ini dalam rangka mematangkan realisasi mega proyek CLUB MED di wilayah pantai Kabupaten Minahasa Utara.

” Dalam kesempatan itu banyak hal yang kami bahas dan putuskan, yang pasti jika Tuhan berkenan proyek ini merupakan salah satu mega proyek dari 3 Provinsi di Indonedia dan pertama di Sulut.” Lanjut Bupati Joune Ganda sambil meminta dukungan dan Doa dari masyarakat Minut agar mega proyek berbandrol 1.5 Triliun ini dapat segera terwujud.

Diketahui, Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Presiden Direktur Paradise Indonesia Anthony Susilo Prabowo dan CEO East, South Asia, and Pacific (ESAP) Markets of Club Med Rachael Harding di Jakarta, Jumat (25/8/2023) tahun lalu.

Bahkan sebelumnya lokasi yang bakal di bangun CLUB MED ini  telah ditinjau langsung Henri Giscard D’ Estaing, ( Chairman/CEO ) Sebastien Favre, ( East and South Asia & Pacific Development Manager ) Chuah Seng Soon ( East and South Asia & Pacific Development ) INPP: Harris Gozali(Commisioner )Alexander Nartates (Head of Investor Relations & Corp Finance) Rusandi Wiryanto (Deputy CDO of Paradise) wilayah Likupang.

CLUB MED sendiri melalui
PT Indonesian Paradise Property Tbk atau Paradise Indonesia membangun dan mengelola tiga kawasan pariwisata berkonsep resor dengan nilai investasi Rp 1,5 triliun.

Tiga kawasan pariwisata berbasis resor bakal dibangun di Bali, Jawa Barat dan Sulut.Untuk Sulut itu di Minut.

“CLUB MED nanti hadir di wilayah Selatan Minut yakni Likupang wilayah Utara, jadi Utara dan Selatan” tandas Bupati Joune Ganda sambil menambahkan investasi besar ini akan menjadikan Minut maknet Pariwisata berbasis resor terbesar diSulut bahkan kawasan Timur Indonesia.

Adapun Proyek ini akan berlangsung dalam beberapa fase dengan target pengembangan lebih dari lima resor baru. Fase pertama terdiri dari tiga resor yang akan dikembangkan dalam lima tahun mendatang di Sulawesi Utara, Bali, dan Jawa Barat dengan total nilai investasi Rp 1,5 triliun.

Khusus di Sulawesi Utara, Paradise Indonesia mengembangkan area seluas 300 hektar yang dirancang sebagai kawasan pariwisata unggulan dan diharapkan mendapat status sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Pembangunan tiga resor ini akan dimulai tahun depan setelah pematangan lahan tuntas dengan masa konstruksi sekitar dua hingga tiga tahun.

Sementara proyek perdana yang dikerjakan terlebih dahulu resor di Sulawesi Utara. CLUB MED sendiri diketahui telah beroperasi di 40 negara dengan mengelola hampir 70 resor premium dan eksklusif.

CLUB MED  hadir di Indonesia selama hampir 40 tahun melalui pengelolaan dua resor, yakni Club Med Bali Nusa Dua sejak tahun 1984, dan Club Med Bintan sejak 1997.

Dalam ekspansi bisnis global selanjutnya untuk tahun 2023 hingga 2025, CLUB MED akan membuka 17 resor baru termasuk perluasan atau renovasi 10 resor yang sudah ada.

Dengan semangat yang sama, CLUB MED tetap berkomitmen untuk menjelajahi dan menemukan destinasi luar biasa dengan visi bertanggung jawab.

Sementara Paradise Indonesia berpengalaman selama 30 tahun dalam mengembangkan dan menciptakan destinasi gaya hidup ikonik di kota-kota besar di Indonesia.

Dengan 25 unit bisnis di delapan kota, perusahaan ini merupakan simbol inovasi, dan proesional dalam mengembangkan hotel mandiri hingga kompleks ritel mewah, dan yang terbaru adalah apartemen high-rise.

Jika langkah besar dan terobosan Bupati Joune Ganda berhasil dengan kelompok bisnis dunia sekelas CLUB MED, maka hampir dipastikan pebisnis tingkat dari berbagai sektor akan tertarik berinvestasi di wilayah Kabupaten Minahasa Utara.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *