Petasulut.com, MANADO – Dukungan terhadap pelayanan gereja kembali ditunjukkan duet kepemimpinan Kabupaten Minahasa Utara, Joune Ganda dan Kevin William Lotulung, saat menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa yang dirangkaikan dengan Selebrasi Paskah, di Lapangan Sparta Tikala, Manado, Senin (6/4/2026).
Kehadiran keduanya yang dikenal dengan akronim JGKWL menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pelayanan gerejawi dalam membangun masyarakat yang beriman sekaligus berdaya saing.
Di sela-sela kegiatan, Joune Ganda menegaskan bahwa semangat pelayanan dan pembangunan harus terus berjalan beriringan.
“Obor pembangunan harus terus menyala, seiring dengan pelayanan iman yang semakin kuat,” ujarnya kepada wartawan.
Ibadah syukur HUT ke-100 Pemuda GMIM dipimpin oleh Darwin Darmawan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH-PGI).
Dalam suasana penuh sukacita, Joune Ganda dan Kevin Lotulung tampak berbaur bersama sejumlah kepala daerah lainnya yang turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar, serta Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli.
Momen kebersamaan tersebut semakin terasa hangat ketika usai ibadah, keduanya disambut antusias oleh para Pemuda GMIM yang meminta swafoto dan foto bersama.
Interaksi hangat antara pemimpin daerah dan jemaat mencerminkan kedekatan emosional yang terbangun kuat, khususnya dalam mendukung pelayanan di berbagai komisi kategorial GMIM, mulai dari pemuda hingga lansia.
Kehadiran JGKWL dinilai bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bukti nyata komitmen dalam menopang kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM Rio Dondokambey menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Pemuda GMIM yang telah memasuki usia satu abad.
“Khusus bagi penatua pemuda, ini menjadi momen yang sangat mengharukan karena perayaan Paskah sekaligus selebrasi HUT ke-100 ini merupakan yang terakhir dalam periode pelayanan kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama 100 tahun perjalanan, Pemuda GMIM telah melahirkan banyak kader yang berkontribusi di berbagai bidang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Para kader tersebut dinilai turut berperan dalam pembangunan bangsa, sekaligus menjadi motor penggerak pelayanan gereja di tengah masyarakat.










