Gubernur Sulut Lepas Peserta Magang ke Jepang, Dorong SDM Tembus Pasar Global

 

Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program magang luar negeri. Bertempat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (6/4/2026), Gubernur Sulut Yulius Selvanus secara resmi melepas peserta magang ke Nagasaki, Jepang.

Sebanyak 15 putra-putri terbaik Sulawesi Utara diberangkatkan setelah melalui proses seleksi ketat dari total 250 peserta pelatihan periode 2025–2026. Program magang yang dirancang selama tiga tahun ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PT Indonesia Nippon Anugerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa para peserta magang tidak hanya bekerja, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa di tingkat global.

“Kalian bukan sekadar pekerja, tetapi duta Sulawesi Utara dan Indonesia. Tunjukkan disiplin, kejujuran, serta tanggung jawab dalam setiap pekerjaan. Jadikan perbedaan budaya sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang,” tegasnya di hadapan peserta dan orang tua.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental, etos kerja, serta kemampuan beradaptasi agar mampu bersaing di lingkungan kerja internasional.

Program magang ke Jepang menjadi peluang emas bagi generasi muda Sulut, mengingat tingginya kebutuhan tenaga kerja dari negara tersebut. Sejak tahun 2023, permintaan tenaga kerja dari Jepang mencapai sekitar 2.000 orang setiap tahun.

Namun demikian, Gubernur mengakui bahwa tantangan utama terletak pada kesiapan keterampilan dan mental peserta agar memenuhi standar global yang ketat.

Data perkembangan program menunjukkan tren positif:

Tahun 2023: 270 dari 321 peserta berhasil diberangkatkan

Tahun 2024: 107 dari 364 peserta telah bekerja di Jepang

Periode 2025–2026: 48 peserta lolos wawancara, dan 15 orang resmi diberangkatkan

Keberhasilan program ini tidak lepas dari peran Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara yang terus mendorong peningkatan kualitas pelatihan, terutama dalam aspek bahasa dan budaya Jepang.

Gubernur turut memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan, Femmy J Suluh, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan peserta.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam menciptakan SDM unggul yang siap bersaing di pasar global.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama internasional serta meningkatkan kualitas pelatihan bagi generasi muda.

Para peserta yang kembali dari program magang diharapkan tidak hanya membawa pengalaman kerja, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mendorong kemajuan daerah.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa Sulawesi Utara terus bergerak maju dalam menyiapkan generasi muda yang kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *