Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) kembali menjadi perhatian serius Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Dalam rapat kerja bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut, Anggota Komisi III Royke Roring meminta pemerintah segera mempercepat penanganan penerangan jalan yang dinilai masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah daerah.
Rapat yang berlangsung pada Selasa (30/6/2026) tersebut juga membahas realisasi anggaran Dinas ESDM Tahun 2026. Berdasarkan pemaparan yang disampaikan Sekretaris Dinas mewakili Kepala Dinas Fransiscus Maindoka, hingga pertengahan tahun realisasi anggaran baru mencapai sekitar 43,28 persen dari total pagu lebih dari Rp14 miliar.
Dalam pembahasan tersebut, Royke Roring mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur penerangan jalan harus menjadi salah satu prioritas karena memiliki dampak langsung terhadap keamanan masyarakat.
Ia menyebut sejumlah wilayah seperti Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa masih membutuhkan perhatian lebih terkait ketersediaan lampu penerangan jalan.
“Kami meminta Dinas ESDM mempercepat penanganan lampu jalan karena kondisi ini berkaitan langsung dengan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Royke.
Menurutnya, jalan yang gelap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal, sehingga keberadaan PJU menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat.
Selain itu, Royke juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara Dinas ESDM, pemerintah kabupaten/kota, dan PLN dalam pengelolaan penerangan jalan umum. Ia menilai koordinasi yang baik akan memberikan kepastian administrasi sekaligus memperlancar proses pembayaran biaya listrik PJU.
“Harus ada koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah dan PLN agar seluruh lampu jalan masuk dalam sistem pembayaran resmi. Dengan begitu tidak ada kendala administrasi di lapangan,” katanya.
Komisi III DPRD Sulut menilai percepatan pembangunan dan perbaikan lampu jalan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung stabilitas keamanan daerah.
Melalui evaluasi anggaran ini, DPRD berharap Dinas ESDM Sulut dapat mengoptimalkan sisa anggaran yang tersedia untuk program-program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk penyediaan penerangan jalan yang memadai di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
(ABL)










