Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Bapenda Awards 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat, pemerintah desa, serta wajib pajak yang dinilai konsisten memenuhi kewajiban pembayaran pajak daerah melalui transaksi digital.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Minahasa Utara. Selain memberikan apresiasi, Bapenda Awards juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan sekaligus memperluas penerapan transaksi non-tunai dalam pembayaran pajak daerah.
Pelaksanaan Bapenda Awards 2026 mendapat dukungan dari Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara melalui sponsorship berupa penyediaan hadiah bagi para penerima penghargaan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam memperkuat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta mendorong semakin luasnya penggunaan transaksi digital di Kabupaten Minahasa Utara.
Beragam hadiah disiapkan bagi para penerima penghargaan, mulai dari speaker, televisi, AC portable, mini kulkas, dispenser hingga air fryer. Hadiah diberikan kepada wajib pajak dan pemerintah desa yang memenuhi kriteria penilaian berdasarkan kepatuhan dalam melakukan pembayaran pajak daerah secara digital.
Sejumlah kategori penghargaan diberikan dalam Bapenda Awards 2026. Di antaranya desa dengan jumlah transaksi digital PBB terbaik, wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak setelah penetapan SKPD, wajib pajak PBB yang melakukan pembayaran secara digital selama dua tahun berturut-turut, serta wajib pajak restoran atau rumah makan yang taat melakukan pembayaran pajak secara digital.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Darmawan T.B. Hutabarat, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Bapenda, serta para penerima penghargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan Bapenda Awards 2026.
Menurut Joune Ganda, dukungan Bank Indonesia tidak sebatas sponsorship, tetapi menjadi bagian dari sinergi untuk mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan transaksi pemerintah daerah, khususnya pada sektor pembayaran pajak.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara yang terus mendukung upaya digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat dan wajib pajak yang telah taat membayar pajak daerah secara non-tunai,” ujar Joune Ganda.
Bupati juga mengapresiasi seluruh wajib pajak dan pemerintah desa yang telah berpartisipasi dalam program tersebut. Menurutnya, kepatuhan membayar pajak merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan daerah.
“Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, kepatuhan membayar pajak harus terus kita tingkatkan, termasuk melalui pemanfaatan kanal pembayaran non-tunai yang lebih mudah, cepat, aman dan transparan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Minahasa Utara Christian Katuuk mengatakan, Bapenda Awards akan terus didorong sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan transaksi non-tunai menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pembayaran pajak daerah yang semakin mudah, transparan dan akuntabel.
Pelaksanaan Bapenda Awards 2026 juga diharapkan mampu menjadi pemicu bagi masyarakat dan pelaku usaha lainnya untuk semakin tertib memenuhi kewajiban perpajakan. Penghargaan yang diberikan menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar semakin banyak wajib pajak beralih ke sistem pembayaran digital.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pun menjadi semakin bermakna dengan semangat membangun daerah melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan Bank Indonesia.










