Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) resmi memulai tahapan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak Tahun 2026. Tahapan diawali dengan pelantikan Panitia Daerah sekaligus launching Pilhut Serentak yang dipimpin Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, SE, MAP, MM, M.Si bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH, MH.
Pelantikan Panitia Daerah menjadi fondasi awal untuk memastikan seluruh rangkaian Pilhut Serentak berjalan tertib, transparan, demokratis serta sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa Panitia Daerah Pilhut dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur dan stakeholder. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi serta memastikan setiap tahapan pemilihan dapat berjalan dengan baik.
“Panitia ini terdiri dari semua stakeholder. Ada unsur Pemkab Minut mulai dari para Asisten, OPD, termasuk RSUD dan unsur kesehatan. Juga dari TNI, Polri dan Kejaksaan. Tujuannya satu, memperkuat koordinasi agar Pilhut berjalan baik,” ujar Joune Ganda.
Menurutnya, Pilhut bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, tetapi menyangkut kepentingan dan masa depan masyarakat desa. Karena itu, proses pemilihan harus menghasilkan Hukum Tua yang memiliki legitimasi kuat dari masyarakat.
“Ini kepentingan masyarakat. Kehadiran Hukum Tua yang legitimate sangat penting untuk memastikan pelayanan di desa berjalan optimal,” jelasnya.
Bupati Joune Ganda juga memberikan pesan khusus kepada seluruh Panitia Daerah agar menjunjung tinggi prinsip Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (Luber Jurdil) dalam setiap tahapan Pilhut.
Ia menegaskan tidak boleh ada intervensi maupun keberpihakan dalam proses pemilihan. Panitia diminta bekerja secara profesional dan cermat, terutama dalam tahapan verifikasi untuk mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.
“Tidak ada titipan, tidak ada keberpihakan. Semua demokratis. Bekerja profesional, cermat dalam verifikasi, agar tidak ada persoalan di kemudian hari. Masyarakat harus yakin panitia bekerja tanpa kepentingan,” tegas Joune.
Ia berharap seluruh anggota panitia mampu menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat sepanjang proses Pilhut Serentak 2026 berlangsung.
Pemkab Minut menargetkan seluruh rangkaian tahapan Pilhut Serentak 2026 dapat diselesaikan pada Desember 2026.
Bupati Joune Ganda mengajak seluruh panitia dan stakeholder terkait untuk bekerja secara bersama-sama, profesional dan penuh tanggung jawab demi suksesnya pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.
Dengan dimulainya tahapan Pilhut Serentak 2026, Pemkab Minut berharap proses pemilihan dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis serta menghasilkan para Hukum Tua yang benar-benar memiliki legitimasi dan mampu membawa pemerintahan desa semakin maju.
Di akhir sambutannya, Bupati Joune Ganda mengajak seluruh pihak menjaga integritas dan memohon penyertaan Tuhan agar seluruh tahapan Pilhut Serentak 2026 di Kabupaten Minahasa Utara berjalan aman, lancar dan sukses.










