Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Menjelang pembukaan Likupang Tourism Festival (LTF) 2026, panitia terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk mengantisipasi kondisi cuaca selama berlangsungnya rangkaian kegiatan.
Untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi perubahan cuaca, panitia LTF 2026 melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (19/8/2026).
Ketua LTF 2026 Samuel Ray C. Dondokambey bersama Sekretaris Daerah Minahasa Utara Novly Wowiling, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Jein Barantian dan Kepala BPBD Theodore Lumingkewas, mendatangi Kantor BMKG Sulut di Manado.
Rombongan diterima Koordinator BMKG Sulut Sigit Pramono. Pertemuan tersebut secara khusus membahas prakiraan dan kondisi cuaca yang berpotensi terjadi selama pelaksanaan LTF 2026.
Informasi dari BMKG menjadi salah satu bahan penting bagi panitia untuk menentukan langkah mitigasi dan antisipasi, terutama terhadap kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi sejumlah agenda festival.
Ketua LTF 2026 Samuel Ray C. Dondokambey mengatakan, koordinasi dengan BMKG merupakan bagian dari upaya panitia untuk memastikan seluruh kegiatan dipersiapkan secara matang.
“Intinya kami panitia mempersiapkan matang-matang kegiatan LTF tahun 2026 ini mulai dari teknis, lomba-lomba sampai pada kondisi cuaca saat kegiatan,” kata Samuel.
Menurutnya, faktor cuaca menjadi perhatian penting karena sebagian rangkaian kegiatan LTF 2026 dilaksanakan di kawasan wisata Likupang yang memiliki berbagai agenda luar ruang.
Karena itu, komunikasi dengan BMKG diharapkan dapat membantu panitia mengambil keputusan secara tepat apabila terdapat kondisi cuaca yang perlu diantisipasi selama festival berlangsung.
LTF 2026 dijadwalkan resmi dibuka Jumat, 21 Agustus 2026, dan berlangsung hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Menjelang hari H, panitia bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus melakukan finalisasi berbagai kebutuhan teknis dan pendukung. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh agenda yang telah disiapkan dapat berlangsung aman, tertib dan sesuai rencana selama tiga hari pelaksanaan festival.
Koordinasi lintas sektor ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen panitia dan Pemkab Minut untuk menghadirkan Likupang Tourism Festival 2026 sebagai agenda pariwisata yang menarik, aman dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan yang hadir.










