Ini Penjelasan Pihak RS. Kandou Soal Postingan Bayi Meninggal

Petasulut.com, SULUT – Terkait dengan adanya dugaan pelayanan kesehatan yang dianggap tidak baik dari RSUP Prof. Kandou Manado kepada seorang bayi yang masih berumur 1 hari membuat publik geram.

Terbukti, dalam sebuah postingan salah satu pengguna media sosial yang saat ini viral, disitu dijelaskan kronologi pelayanan kesehatan terhadap bayi tersebut.

postingan di media sosial yang viral di publik

Menanggapi persoalan itu, Direktur Utama RSUP Prof. Kandou Jimmy Panelewen melalui Kabid pelayanan medik Dr. Handri Takasenserang menjelaskan bahwa Pasien bayi ini masuk di IGD RS Kandou pada tanggal 6 Oktober 2020. Dari pemeriksaan awal didapatkan kondisi pasien suhu badan tinggi (panas) dan sesak.
Sesuai standar layanan di IGD selain proses skrining, pemeriksaan fisik oleh dokter juga dilakukan pemeriksaan laboratorium darah (hematologi) dan radiologis.

“Di RS Kandou terutama di IGD tidak pernah dilakukan pemeriksaan rapid test. Jadi pengambilan darah adalah untuk pemeriksaan laboratorium standar bagi semua pasien yg masuk di IGD. Juga langsung dilakukan tindakan medis seperti pemberian Oksigen dan pemasangan infus.
Setelah ada diagnosa awal dari dokter juga diberikan obat-obatan untuk pasien,” jelas Handri, kamis (29/10) melalui pesan Whatsapp.

Lanjut Kabid Pelayanan Medik, Setiap proses yang diambil baik itu untuk pemeriksaan maupun pengobatan ada proses penjelasan (edukasi) kepada keluarga dan dimintakan persetujuannya. Termasuk alat inkubator yang dalam kondisi terpakai semua.

“Sesuai arahan pimpinan, saat ini kami sedang menelusuri kronologis selengkapnya penanganan pasien ini.
Termasuk informasi adanya komunikasi yang tidak baik dari petugas RS kepada keluarga. Untuk selanjutnya akan dibawa ke Komite yg terkait agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjut. Untuk dokter akan dibawa ke Komite Medik, sedangkan untuk perawat ke Komite Keperawatan. Setelah itu pimpinan RS akan mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan dan rekomendasi dari Komite-komite tersebut,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. Laapor rs ini adalah RS pencabut nyawa sya mimpi semalam bwah rs ini hnya mencari uang dan tidak mngobati yg sakit rs ini seharusnya di tutup dan yg saya ingt rs ini brsatu dgn setan pncabut nyawa

  2. Kiranya atasan yg berwenang di RS Kandou bijak yah,mnurut Qt dokter tersebut harus di lepas ijin dokter nya karna dia memng tidak pantas SBG dokter