Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Desa Rumoong Atas Dua, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan menjadi lokasi pelaksanaan reses Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Pricylia Rondo, pada Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan serap aspirasi tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat, terbukti dengan hadirnya ratusan warga yang memenuhi lokasi kegiatan.
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan berbagai kebutuhan penting yang selama ini dirasakan sangat mendesak untuk ditindaklanjuti pemerintah. Salah satu poin aspirasi yang paling menonjol adalah permintaan pengadaan armada sampah untuk Kecamatan Tareran.
Warga menuturkan bahwa ketiadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) serta kurangnya sarana pengangkut sampah menyebabkan masyarakat terpaksa membuang sampah sembarangan, sehingga menimbulkan persoalan lingkungan.
Selain masalah pengelolaan sampah, warga juga mengusulkan sejumlah kebutuhan lain seperti revitalisasi Pasar Tareran yang dinilai semakin semrawut.
Mereka berharap penataan pasar dilakukan agar aktivitas ekonomi dapat berlangsung dengan nyaman dan tertib.
Aspirasi lain yang disampaikan meliputi permintaan bantuan hand traktor, mesin paras, mesin spray, serta vaksin ternak, termasuk kebutuhan bibit ikan nila, mujair dan ikan mas untuk menunjang ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat.
Warga juga meminta bantuan HT untuk pos siskamling desa sebagai upaya mendukung keamanan lingkungan.
Masalah infrastruktur juga turut menjadi perhatian masyarakat. Mereka mendesak adanya pemeliharaan serta pembersihan jalur jalan mulai Kecamatan Tareran hingga Pinamorongan, mengingat sejumlah pengendara pernah menjadi korban tertimpa pohon tumbang akibat kondisi jalan dan lingkungan yang tidak terawat.
Menanggapi penyampaian aspirasi tersebut, Pricylia Rondo menyampaikan apresiasi atas keaktifan masyarakat.
Politisi PDIP Sulut itu menegaskan seluruh aspirasi akan dihimpun dan disampaikan melalui mekanisme DPRD untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten.
“Semua aspirasi ini penting, tetapi kami melihat urgenitas utama ada pada kebutuhan armada sampah karena menyangkut lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat. Ini akan menjadi prioritas untuk kami perjuangkan,” ungkap Personil Komisi II DPRD Sulut itu.
Reses ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan mereka sekaligus memastikan wakil rakyat mengetahui dan memperjuangkan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.
(ABL)











