Petasulut.com, SULUT – Pilkada serentak diketahui akan berlangsung pada tahun 2024 nanti, namun bergaining politik di Sulawesi Utara terus bermunculan.
Mengenai itu, Pengamat politik sekaligus filsuf Rocky Gerung menyebut Sulut adalah daerah pertama terdampak langsung masalah perdagangan ataupun pertahanan situasi Indo Pasifik. Dikarenakan posisi Geografis Sulut yang berada di ujung timur Indonesia.
Untuk itu kata Rocky perlunya calon Guburnur yang memiliki kemampuan Aktualitas, kualitas yang memiliki gagasan revolusioner serta menguasai situasi Internasional bahkan memahami situasi dan kondisi di Indo Pasifik.
“Tentunya calon tersebut memiliki pengetahuan terkait masalah perdagangan dan pertahanan. Untuk menghasilkan pemimpin yang memiliki kemampuan tersebut harus ada kerjasama penyelenggara Pemilu Universitas dan LSM,” jelas dia dalam Webinar daring yang digelar Political and Public Policy Studies (P3S) yang bertajuk : Menakar Cagub Potensial di Pilkada Sulut 2014″ Kamis (09/06/2022).
Lanjut kata pengamat yang fenomenal ini, ada parameter yang dinilai dari calon antara lain, masalah lingkungan, gender serta masalah lainnya. Atau calon tersebut memperkenalkan diri untuk minta diuji kemampuannya di Universitas dan acara yang dibuat LSM.
Masalah pemilihan Rektor diduga ada calon tertentu yang melakukan money politik sehingga merusak alam demokrasi yang justru diharapkan universitas menjadi motor penggerak utama demokrasi di Sulut yang menyebabkan tertundanya atau dibatalkan hasil pemilihan Rektor Unsrat.
“Miris saya melihat apa yang terjadi di Sulawesi Utara yang dikenal sebagai daerah penghasil guru,” urai dia.
(ABL)










