Petasulut.com, SULUT – Daerah Sulawesi Utara akan difokuskan sebagai salah satu destinasi wisata dunia.
Terbukti, pemerintah pusat mulai fokus memperhatikan Sulut disegi pembangunan fasilitas penunjang.
Salah satunya pelabuhan penumpang kelas III Likupang, tahun ini akan dilengkapi fasilitas terminal wisata bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar negeri yang akan mengunjungi beberapa pulau yang menjadi destinasi wisata di daerah tersebut.
Kepala Pelabuhan Kelas III Likupang M. Qowi mengungkapkan pembangunan wisata di pelabuhan laut Likupang sangat dibutuhkan saat ini mengingat beberapa tempat wisata seperti pulau Lihaga, Gangga maupun pulau Bangka itu para wisatawan naik dari sekitar Likupang menuju ke destinasi wisata tersebut.
“ Makanya kami fokuskan seluruh kapal-kapal yang akan menuju ke destinasi prioritas wisata tersebut baik ke pulau Lihaga, Gangga maupun Bangka nantinya naik dari pelabuhan laut Likupang, kami akan bangun terminal wisata tahun ini tuntas. “ ungkap Qowi kepada wartawan usai menerima kunjungan komisi 4 DPRD Sulut Jumat, (23/10/20).
Tak hanya itu tambah Qowi, untuk tahun 2021 pelabuhan Laut Likupang juga akan dibangun dermaga apung sehingga kapal kecil bisa sandar terutama untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran bongkar muat penumpang.
Dalam menunjang pembangunan terminal wisata penumpang , pihaknya tetap mengedepankan kearifan lokal dalam disain bangunan yang menggambarkan budaya Sulawesi Utara.
“ Dalam penyusunan disain pembangunan terminal wisata kami mengakomodir kearifan lokal nantinya disitu ada ornamen-ornamen Minahasa Utara, Sulawesi Utara secara keseluruhan dimasukan kesitu termasuk penjualan-penjualan aksesories khas Sulawesi Utara, termasuk kantor karantina kesehatan serta fasilitas bermain. Semuanya kami sediakan dalam terminal wisata nanti. Dengan demikian para wisatawan nyaman ketika berada di dalam terminal sambil menunggu kapal yang siap berlayar.” Pungkasnya.
Diketahui, Pembangunan terminal wisata pelabuhan laut Likupang dengan anggaran 9, 6 Milyar sementara pekerjaan oleh PT. Realita Timur Perkasa dan ditargetkan selesai akhir Desember 2020 mendatang.










