Tim Dalwas Mabes TNI AD Turun ke Talawaan, Pantau Jembatan Warisa dan Tumbohon

 

Petasulut.com, MINAHASA UTARA – Pembangunan infrastruktur pedesaan di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, mendapat perhatian dari Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD). Kali ini, Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Staf Teritorial Mabes TNI AD turun langsung memantau pembangunan dua jembatan di Kecamatan Talawaan, Rabu (4/11/2026).

Dua proyek infrastruktur yang menjadi sasaran peninjauan tersebut masing-masing berada di Desa Warisa dan Desa Tumbohon. Keduanya meliputi pembangunan jembatan beton di Desa Warisa serta jembatan gantung alternatif Garuda Merah Putih di Desa Tumbohon.

Kunjungan Tim Dalwas Mabes TNI AD dipimpin Kolonel Kav Yudi Prasetyo, S.IP., M.M., M.Han., bersama rombongan. Peninjauan ini merupakan bagian dari pengendalian dan pengawasan untuk melihat langsung pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta menunjang aktivitas masyarakat pedesaan.

Keberadaan kedua jembatan tersebut dinilai memiliki peran penting bagi warga, khususnya dalam memperlancar mobilitas masyarakat yang beraktivitas di sektor pertanian. Infrastruktur penghubung yang memadai diharapkan dapat mempermudah akses menuju lahan perkebunan maupun memperlancar distribusi hasil pertanian.

Selain menunjang aktivitas ekonomi, pembangunan jembatan juga diharapkan membuka akses transportasi yang lebih baik, sehingga masyarakat dapat menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari dengan lebih mudah.

Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Yudi Prasetyo didampingi Danramil 1310-04/Dimembe Kapten Inf Lucas Lahama dan Pasiter Kodim 1310/Bitung Letda Inf Ahyat Sale.

Turut hadir Camat Talawaan Ansye Dengah, Babinsa setempat, Hukum Tua Desa Warisa Hermin Sigarlaki, serta Hukum Tua Desa Tumbohon Denny Sumampouw.

Di Desa Warisa, rombongan memantau pembangunan jembatan beton yang diproyeksikan menjadi sarana penghubung penting bagi masyarakat setempat. Sementara di Desa Tumbohon, peninjauan difokuskan pada pembangunan jembatan gantung alternatif Garuda Merah Putih sebagai tambahan akses bagi warga.

Keterlibatan unsur TNI bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam kegiatan ini mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pengawasan terhadap kedua proyek tersebut juga menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai perencanaan. Aspek kualitas bangunan, kekuatan konstruksi, hingga keselamatan pengguna perlu menjadi perhatian agar jembatan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Pasalnya, infrastruktur yang dibangun bukan sekadar sarana penghubung antarkawasan, melainkan juga memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Dengan akses yang semakin baik, aktivitas pertanian diharapkan lebih lancar, distribusi hasil perkebunan semakin mudah, serta mobilitas masyarakat dapat meningkat.

Pemantauan Tim Dalwas Mabes TNI AD ini diharapkan turut mendorong penyelesaian pembangunan jembatan beton di Desa Warisa dan jembatan gantung alternatif Garuda Merah Putih di Desa Tumbohon secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *