Petasulut.com, SULUT – Kota Manado beberapa waktu lalu diterjang banjir besar yang mengakibatkan beberapa lokasi terdampak banjir. Salah satu lokasi yang paling parah yakni di kelurahan tingkulu dan taas.
Warga Tingkulu Taas pun mengeluhkan terkait belum adanya penanganan awal dari pemerintah guna mengantisipasi jika terjadinya banjir susulan.
Mengenai hal itu, Komisi III pun langsung melakukan pertemuan dengan Instansi terkait yakni Balai Jalan, Balai Sungai serta mengundang perwakilan warga Tingkulu dan Taas, Senin (22/2)
Dalam rapat tersebut, perwakilan warga Tingkulu Taas mendesak agar segera lakukan penangan awal guna mengantisipasi banjir susulan.
“Bencana alam, kita tidak tahu kapan datangnya. Jadi saya meminta kepada pihak yang bertanggung jawab dan yang berwenang untuk segera melakukan penanganan awal,” katanya.
“Benahi dulu aliran air dari arah gorong-gorong ringroad. Sudah 3 minggu warga menunggu penanganan dari pemerintah. Saya menilai balai jalan tidak siap. Saat ini kami warga sudah trauma kalau terjadi hujan lebat. Jadi dimohon segera lakukan penanganan,” tambahnya.
Dihadapan pihak balai jalan, Personil Komisi III Amir Liputo menyampaikan bahwa sekarang ini masyarakat menanti akan menanganan jadi dirinya meminta agar yang menjadi kewenangan balai jalan segera dilakukan.
“Tolong buatkan aliran air yang baik sampai ke tempat pembuangan. Jangan lupa, dulu di tempat itu belum ada gorong-gorong jadi mau tidak mau kita harus bertanggung jawab karena ini yang masyarakat minta. Kalau boleh dalam jangka waktu dekat, minimal memakai alat berat untuk pembersihan dari hulu sampai hilir agar air bisa mengalir. Karena ini sangat darurat,” jelas Liputo.
“Jangan hanya beralasan kewenangan, harus cari jalan keluar,” katanya.
Menanggapi itu, Pihak Balai Jalan Jimmy mengatakan bahwa hal ini akan segera dinaikan ke pimpinan dan hasilnya akan secepatnya disampaikan ke Anggota Komisi III dan warga.
“Untuk alat, kebetulan di ringroad kami sementara mengerjakan saluran, jadi kalau memang bisa dialokasikan kesitu, pasti kita lakukan tinggal menunggu arahan pimpinan,” ungkapnya.
Di akhir rapat, Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos berjanji akan mendesak kepala balai jalan untuk action dalam penanganan.
“Walaupun kewenangan balai jalan hanya sepanjang 100 meter tapi itu bisa menjadi langkah awal mengantisipasi banjir di Tingkulu Taas,” katanya.
Kapojos juga menuturkan bahwa pada Senin depan akan dilakukannya rapat lanjutan mengundang semua instansi terkait guna membicarakan penanganan jangkah panjang perihal pembenahan aliran air.
(ABL)










