Petasulut.com, MANADO – Walikota Manado, Andrei Angouw memimpin rapat teknis membahas perihal pemanfaatan anggaran yang tersedia untuk program dan kegiatan di bidang infrastruktur khususnya jalan dan jembatan yang ada di Kota manado, jumat (30/7) pagi.
Hadir dalam rapat itu, Sekot Manado Micler C.S. Lakat, Asisten III Bart Assa, Kadis PUPR John Suwu dan pejabat teknis lainnya.
Rapat itu terfokus pada pemanfaatan anggaran untuk pemeliharaan berkala jalan hotmix, rekonstruksi jembatan dan jalan hotmix.
Walikota Manado pun berharap agar pemanfaatan anggarannya jangan hanya soal jalan dan jembatan dalam Kota tapi harus juga melihat pemanfaatan anggaran dalam kaitan dengan bagaimana meminimalisir ancaman banjir atau spot-spot jalan tertentu yang sering tergenang air.
“Makanya menjadi penting juga dalam pembahasan anggaran ini adalah soal normalisasi sungai dan anak sungai didalam Kota. Termasuk anggaran dalam rangka membersihkan drainase parit-parit dalam Kota,” kata Angouw.
Ditengah pembahasan itu juga Walikota melihat secara detil setiap mata anggaran yang ada dalam daftar kegiatan dan program dilapangan yang akan dianggarkan. Terdapat beberapa hal yang dikoreksi oleh Walikota dari gambaran anggaran yang dipaparkan.
Makanya bahasan teknisnya adalah beberapa mata anggaran yang dikurangi untuk menutupi penganggaran pada kegiatan dan program lainnya.
“Membuat anggaran harus dapat menyelesaikan masalah. Jangan besaran anggarannya justru tidak menyelesaikan masalah,” singgung Walikota.
Walikota berharap setelah dianalisasi dianggarkan untuk perbaikan jalan, jembatan dan normalisasi anak sungai didalam Kota termasuk membersihkan beberapa drainase, maka setidak ketika hujan lebat stadion klabat, depan poenix samrat, kompleks pom bensin Tikala dan beberapa tempat yang menjadi langganan banjir dan tergenang air dapat diminimalisir.
“Hasil Pembahasan anggaran ini nantinya ditata dalam Perubahan APBD 2021 dan APBD induk Tahun Anggaran 2022,” tutup Andrei.
(LM)










