Ribuan Warga Sulut Nobar Final Piala Dunia 2026, Braien Waworuntu Sebut Sepak Bola Pemersatu Bangsa

 

Petasulut.com, SULAWESI UTARA – Puncak euforia Final Piala Dunia 2026 di Provinsi Sulawesi Utara berlangsung semarak. Ribuan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota memadati Lapangan Basket Kawasan Megamas, Manado, untuk mengikuti nonton bareng (nobar) partai puncak yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina.

Kegiatan yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Kodam XIII/Merdeka, Korem 131/Santiago, Polda Sulawesi Utara, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) itu sukses menghadirkan suasana penuh keakraban, sportivitas, dan kebersamaan.

Di tengah lautan pendukung kedua tim, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Braien R.L. Waworuntu, S.E., turut hadir menikmati jalannya pertandingan bersama masyarakat.

Menurut Braien, kegiatan nonton bareng tersebut membuktikan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, mampu menjadi media pemersatu seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan.

“Sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang usia, profesi, suku maupun latar belakang. Walaupun berbeda dukungan terhadap tim yang bertanding, semua tetap menikmati pertandingan dalam suasana penuh persaudaraan,” ujar Braien Waworuntu.

Ia mengapresiasi inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Forkopimda yang menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat melalui penyelenggaraan nobar final Piala Dunia.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat persatuan dan mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.

Sejak beberapa jam sebelum kick-off, kawasan Megamas telah dipenuhi ribuan warga yang datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas sepak bola. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi untuk menyaksikan langsung laga bergengsi antara dua kekuatan sepak bola dunia tersebut melalui layar raksasa yang disiapkan panitia.

Atmosfer semakin memanas ketika pertandingan berlangsung sengit. Sorak-sorai penonton menggema setiap kali Spanyol maupun Argentina menciptakan peluang berbahaya.

Meski terbagi dalam dua kubu pendukung, suasana tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh sportivitas. Masyarakat menikmati pertandingan dengan penuh kegembiraan tanpa mengurangi rasa saling menghormati.

Puncak euforia pecah saat Spanyol berhasil mencetak gol semata wayang yang memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina sekaligus mengukuhkan diri sebagai Juara Piala Dunia 2026.

Peluit panjang wasit yang mengakhiri pertandingan langsung disambut gemuruh sorakan ribuan warga. Kawasan Megamas berubah menjadi lautan kegembiraan ketika para pendukung Spanyol merayakan keberhasilan tim kesayangannya.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., yang sejak awal pertandingan mengenakan jersey Tim Nasional Spanyol, tampak larut dalam euforia kemenangan. Ia mengibarkan bendera Spanyol sambil bersorak bersama masyarakat yang memadati lokasi nobar.

Momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara pemerintah dan masyarakat dalam menikmati salah satu ajang olahraga terbesar di dunia. Selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas masyarakat Sulawesi Utara.

Braien Waworuntu berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.

Menurutnya, nilai sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat selama nobar menjadi modal sosial yang sangat penting dalam membangun Sulawesi Utara yang aman, harmonis, dan semakin maju.

(ABL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *