Petasulut.com, Bitung – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus bersama istrinya Anik Yulius Selvanus yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Sulut, melaksanakan agenda Safari Ramadhan dengan menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pemerintah dan masyarakat di Kota Bitung.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (13/03/2026) tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk komitmen nyata pemerintah untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat.
Menurutnya, momentum Safari Ramadhan merupakan kesempatan penting bagi pemerintah untuk hadir langsung di tengah rakyat, sekaligus mempererat hubungan emosional antara pemimpin daerah dan masyarakat demi kemajuan daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Nyiur Melambai.
Gubernur juga memberikan apresiasi khusus kepada Kota Bitung yang dinilainya memiliki peran strategis sebagai gerbang maritim dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara.
“Bitung merupakan garis depan ekonomi sekaligus pintu gerbang maritim Sulawesi Utara. Kota ini adalah simbol ketangguhan dan pusat industri yang menjadi urat nadi kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur.
Dalam arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa nilai-nilai yang ditempa selama bulan suci Ramadhan seperti disiplin, integritas, serta etos kerja tidak boleh berhenti hanya dalam aktivitas ibadah, melainkan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh masyarakat maupun aparatur pemerintah.
Memasuki tujuh hari terakhir Ramadhan, Gubernur mengibaratkan fase ini sebagai masa krusial layaknya istilah dalam dunia militer. Ia mengajak umat Muslim untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah sebagai upaya meraih kemenangan spiritual di hari raya nanti.
Menurutnya, kemenangan sejati pada Idul Fitri akan diraih oleh mereka yang mampu menjaga konsistensi ibadah hingga akhir bulan suci.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari penjaga kedamaian dengan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai provokasi yang dapat memecah belah persatuan.
Menutup sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Bitung harus terus diperkuat agar pembangunan daerah dapat berjalan searah dengan visi bersama.
“Dengan semangat Torang Samua Basudara, kita jaga Sulawesi Utara tetap aman, damai, dan sejahtera,” pungkas Gubernur.
(ABL)










