Petasulut.com, MINUT – Ziarah ke makam-makam keluarga di hari-hari menyambut Natal dan tahun baru sudah menjadi tradisi dari masyarakat Sulawesi Utara.
Tujuan orang-orang melakukan ziarah ke makam keluarga adalah untuk merawat makam sekaligus mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia.
Ziarah dilakukan dengan membawa lilin, air, dan bunga bunga. Peziarah akan melakukan doa bersama keluarga yang masih hidup, yang biasanya baru bisa berkumpul bersama saat libur Natal dan Tahun Baru.
Tradisi itu juga masih dijaga betul oleh Bupati Minut Joune Ganda, orang nomor satu di Tanah Tonsea itu.
Dimana, pada Sabtu (24/12/2022) Joune Ganda berziarah di makam ayahanda tercinta Papi Kembi Ganda dan Papi Johan Dengah dan juga para tua-tua keluarga yang sudah lebih dulu menghadap sang kuasa.
Bupati Joune Ganda mengatakan hal ini sudah menjadi kewajiban sebelum hari Natal.
“Kami mengadakan kunjungan ziarah ke makam keluarga, kerabat dan orang terdekat di pekuburan umum Desa Kaima dan Desa Treman,” Kata Joune.
Bupati Minut Joune Ganda mengatakan bahwa Doa terbaik diberikan untuk orang tua, saudara dan kerabat yang telah mendahului kita.
“Torang yang ada di dunia ini baku-baku bae terus. Khususnya untuk orang tua saya, Papi Kembi dan Papi Johan selalu di hati, mereka sudah menanamkan nilai-nilai luhur kehidupan kepada kami kakak beradik” kata Bupati berlatarbelakang pengusaha sukses ini.
Penulis : Christina Mundung










